Ada 285 Kasus Covid-19 Sehari, Gubernur Arinal Instruksi TNI-Polri Maksimalkan PPKM Darurat

Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memberi atensi khusus atas melonjaknya kasus Covid-19.

Dinas Kesehatan Lampung merilis data penambahan 285 kasus Covid-19, Jumat (2/7/2021), sehingga totalnya menjadi 22.163 kasus. Itu merupakan rekor baru kasus harian tertinggi di Lampung.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, hal ini harus menjadi perhatian semua pihak. Arinal pun menginstruksikan kepada jajaran Polri dan TNI untuk memaksimalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Jadi kepada petugas untuk memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak taat dengan PPKM,” kata Arinal dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19 bersama kepala daerah dari 15 kabupaten/kota se-Lampung di Mahan Agung, Jumat (2/7/2021).

“Kalau aparat, apalagi TNI, yang memberikan sanksi bagi pelanggar PPKM, maka rakyat akan nurut,” sambungnya. Arinal berharap semua elemen bersama-sama melakukan koordinasi supaya kasus Covid-19 bisa teratasi.

Kadiskes Lampung Raihana mengatakan, dalam penerapan PPKM Darurat itu, sektoral non-esensial wajib 100 persen work from home (WFH).

“Sektor esensial 50 persen harus WFO dan kafe, restoran hanya take away dan delivery,” kata Reihana.

“Sementara itu, kegiatan konstruksi dengan prokes, mal tutup, tempat ibadah tutup, fasum olahraga tutup, transportasi umum kapasitas maksimal 70 persen,” bebernya.

Untuk resepsi pernikahan, kata dia, dihadiri maksimal 30 orang saja.

“Pengguna transportasi udara, bus, kereta api harus menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama,” jelas Reihana.

Sekprov Lampung Fahrizal Darminto mengatakan, terkait adanya PPKM Darurat di Jawa dan Bali, pihaknya meminta jangan sampai Sumatera ikut terkena imbasnya.

“Makanya antisipasi harus diketatkan lagi tentang 5M. Itulah rumusnya dalam penanggulangan corona,” kata Fahrizal.

“Kalau itu dilakukan, selesai urusan. Gubernur menekankan untuk menegakkan prokes,” lanjutnya. (ADV/Red)