Anggota DPRD Lampung Vittorio Dwison Minta Bina Marga Seriusi Unit Reaksi Cepat

Bandar Lampung – Unit Reaksi Cepat (URC) adalah program Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk merespons secara cepat kerusakan jalan di Lampung. Sayangnya, URC ini dinilai belum dilakukan dengan serius.

Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung Vittorio Dwison meminta pihak terkait menjadikan URC ini sebagai program yang seius. Hal ini dikatakan Vittorio  saat rapat dengar pendapat antara Komisi IV dan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Febrizal Levi Sukmana beserta jajarannya di ruang Komisi IV DPRD Lampung, Selasa lalu, 19 Januari 2021.

Dalam rilisnya, Vittorio berharap program URC harus diseriusi pada tataran implementasi. Vittorio menyampaikan catatannya tentang salah satu sebab cepat rusaknya jalan provinsi yang sudah dibangun adalah tidak adanya drainase atau siring di kanan/kiri jalan tersebut.

“Beberapa ruas jalan provinsi yang dibangun tidak memiliki siring, sehingga berdampak pada tak bertahan lamanya usia konstruksi jalan tersebut. Karena saat hujan, air banyak menggenang di jalan tersebut,” kata alumnus FISIP Universitas Lampung itu.

Atas paparan Vittorio, Kadis BMBK merespons dengan berkomitmen untuk segera memperbarui informasi dan data  jalan provinsi yang tidak memiliki siring.  “Segera kami  up date jalan provinsi yang tak punya siring,” tutur Febrizal.

Vittorio Dwison mendukung kerja Febrizal Levi Sukmana yang baru dilantik sebagai Kadis BMBK baru. Ia berharap sebagai Kadis BMBK yang baru dapat melakukan terobosan kinerja dan inovasi bersama jajaran.

“Karena Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi merupakan OPD yang sangat strategis dan berdampak luas pada pembangunan. Penting untuk terus melakukan terobosan dan inovasi, ” pungkas Vittorio. (Red)