Anies Janji akan Bangun Banyak Jalur Sepeda di Ibu Kota Jakarta

Madani-News.com – Jakarta – Dengan menggunakan sepesa Schwinn Skyliner yang digunakan sejak zaman kuliah di Amerika Serikat (AS), Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, merasakan keseruan bersepeda di malam hari bersama 1.500 pesepeda dari berbagai kota di luar Jakarta.

Mereka menempuh jarak sekitar 10 kilometer (km) dengan waktu tempuh 40 menit, dari Balai Kota DKI di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat menuju Jakarta International Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur.

Dalam kegiatan Jakarta Night Ride tersebut, Anies Baswedan turut didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah dan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Dwi Wahyu Daryoto beserta jajaran pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan direksi BUMD DKI.

Seusai bersepeda, meski peluh membasahi tubuhnya, Anies Baswedan mengaku tidak merasa lelah meski harus menempuh jarak 10 km dengan bersepeda. Justru ia merasakan keseruan karena menggowes beramai-ramai dengan pesepeda lainnya. Serta dirinya merasa lebih sehat.

“Asik dong. Asik betul. Tadi dari Balai Kota ke Velodrome, jaraknya 10 km. Kita ramai-ramai bersepeda. Seru. Dan bagi yang bersepeda pasti lebih sehat. Jadi tadi seru. Apalagi kegiatan ini banyak pengendara sepeda dari berbagai kota yang berkumpul. Jadi suasananya lebih ceria,” kata Anies Baswedan kepada Beritasatu.com di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2019) malam.

Anies menilai, Jakarta Night Ride adalah kegiatan positif yang mengampanyekan gaya hidup sehat dan penggunaan kendaraan bebas emisi. Kegiatan ini sejalan dengan arah pembangunan fasilitas di Jakarta. Yakni memprioritaskan pejalan kaki dan pesepeda. Baru diarahkan kepada kendaraan umum dan terakhir kendaraan pribadi.

“Dengan seperti itu, maka harapannya lebih banyak lagi nanti warga Jakarta yang menggunakan kendaraan bebas emisi. Nah salah satu yang bebas emisi adalah sepeda yang malam hari ini kita sama-sama gunakan. Ini alhamdulillah secara simbolik dari Balai Kota ke Velodrome di Rawamangun ini,” ujar Anies Baswedan.

Salah satu masalah yang berusaha dientaskan di Jakarta adalah kualitas udara yang menurun akibat polusi dan pencemaran. Anies menekankan gerakan untuk mengurangi emisi udara sangat dibutuhkan bukan hanya di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia. Karena itu, pesepeda yang ikut komunitas Indonesia Bersepeda merupakan pionir dalam membangun gerakan itu.

“Sepeda itu punya filosofi yang sangat mendalam. Dia hanya bergerak kalau otot kita menggerakkan. Dia hanya bisa bergerak maju ke depan, dia tak pernah bergerak mundur ke belakang. Semua pesepeda pasti pikirannya maju ke depan. Dan untuk bisa berjalan dengan baik, harus ada keseimbangan. Tanpa keseimbangan tidak mungkin berjalan dengan baik. Dan yang tidak kalah penting, Ketika sepeda itu berjalan, dia tidak meninggalkan polutan di sekelilingnya. Jadi lengkap sudah,” terang Anies Baswedan.

Melihat arti pentingnya sepeda bagi pengurangan polisi udara di Jakara, Anies Baswedan berjanji akan membangun lebih banyak jalur sepeda di Ibu Kota. Untuk membangun jalur sepeda perlu kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga pesepeda dapat ditempatkan sebagai pengguna jalan yang diprioritaskan.

Sumber: BeritaSatu.com