Bank Lampung Bangkrut, BPK RI Perwakilan Lampung Temukan 2.3 Milyar Tunjangan Direksi “Hantu”

Madani-News.com – Bandar Lampung – Pansus DPRD Lampung, mengungkap adanya Tatiem (bonus tahunan) direksi Bank Lampung. Temuan itu di ungkap oleh BPK RI Perwakilan Lampung, atas kegiatan pada 2018/2019.

Datanya, Tatiem 2017 mencapai angka Rp 2,3 miliar,  yang saat itu Bank Lampung hanya dijabat oleh Dirut, Eria Desomsoni.

Sementara tiga jabatan direksi masih kosong. Yakni direksi kepatuhan, bisnis, dan operasional.

Kekosongan direksi inilah yang membuat OJK menegur Dirut Bank Lampung beberapa kali. Akhirnya baru pada awal 2019 baru Direktur Bisnis saja yang sudah terisi merangkap Direktur Kepatuhan. Dan Dirut menjabat juga sebagai Direktur Operasional.

Sementara diambil dari sumber media online inilampung.com bahwa Direktur Bisnis Bank Lampung saat menemani Dirut Bank Lampung, Nurdin Hasboena berkilah jika kekosongan beberapa direksi di Bank Lampung lantaran lambatnya proses di OJK Lampung.

“Saya saja sudah satu tahun mendaftar baru satu tahun kemudian diangkat,” kata Nurdin, di ruang sidang bersama DPRD Lampung (17/1/2020).

Sebelumnya, Bank Lampung dikabarkan bangkrut. Menyusul pernyataan OJK Lampung, bahwa Bank Lampung terancam jadi Bank Perkreditan Rakyat jika tidak mendapat suntikan anggaran dari Pemerintah Daerah.

Kemudian DPRD Lampung membuat Pansus yang diketuai oleh Watoni Noerdin, tugasnya untuk mengusut benang merah, bangkrutnya lembaga keuangan Plat Merah Lampung itu. (Red/Slmt/Sumber Inilampung.com)