DPD Golkar Kota Metro Adakan Rapat Koordinasi Tim Penjaringan Pilwakot Periode 2021-2026

Madani-News.com – Kota Metro – Tim penjaringan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Partai Golkar Provinsi Lampung melakukan rapat koordinasi bersama tim penjaringan dari DPD II Partai Golkar Kota Metro, diruang rapat kantor DPD II Partai Golkar Kota Metro, Minggu, 6 Oktober 2019.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua Tim penjaringan Partai Golkar Provinsi Lampung, Riza Mihardi, sekretaris tim penjaringan Bambang Purwanto, dan Adrina Yustitia selaku koordinator pemenangan wilayah Kota Metro Partai Golkar Provinsi Lampung serta wakil Sekretaris Muhidin.

Rapat koordinasi dibuka langsung sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Metro, Subhan, mewakili ketua DPD II Partai Golkar Kota Metro, Achmad Pairin. Subhan, mengatakan melalui rapat koordinasi bersama tim penjaringan dari Partai Golkar Provinsi Lampung diharapkan mampu memberikan saran, tugas, petunjuk, dan masukan dalam rangka persiapan pendaftaran dan pengembalian berkas bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang akan dilaksanakan oleh tim penjaringan Partai Golkar Kota Metro.

“Agenda rapat koordinasi ini diharapkan menjadi acuan tim penjaringan di Kota Metro dalam melaksanakan jadwal pendaftaran sekaligus pengembalian berkas yang akan dibuka pada Senin tanggal 7 Oktober sampai 21 Oktober 2019 setiap Hari Senin sampai Sabtu dan mulai pukul. 10.00 hingga pukul 15.00,” kata Subhan.

Sementara, Riza Mihardi, mengatakan dengan dibentuknya tim penjaringan di tingkat provinsi, kabupaten dan kota se-Lampung yang menghadapi agenda pemilihan kepala dan wakil kepala daerah 2020, nantinya akan mampu menjaring dan merekomendasikan bakal calon walickota dan wakil wali kota yang berkualitas, berkompeten, jujur, bersih dan amanah untuk masyarakat Kota Metro.

“Melalui tim Penjaringan inilah nantinya akan menyeleksi dan merekomendasikan Bakal Calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang layak untuk memimpin dan mewujudkan Kota Metro berjaya”,katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan tim penjaringan Partai Golkar Provinsi Lampung, Bambang Purwanto, bahwa secara tekhnis proses penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota oleh tim penjaringan Partai Golkar Kota Metro. Sehingga tahapan penjaringan kandidat bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari Partai Golkar sudah sesuai dengan acuan yang tertuang dalam UU No 10 Tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, baik tentang penyusunan formulir pendaftaran sampai penentuan syarat bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang mendaftar di Partai Golkar, wajib melengkapi 16 formulir isian sesuai amanat UU No. 10 Tahun 2016 Tentang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Diantaranya formulir identitas, surat pernyataan kerjasama dengan partai, daftar riwayat hidup, pernyataan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, pernyataan sesuai dengan pedoman Pancasila, pernyataan mengenal daerah Kota Metro, pernyataan belum pernah menjabat sebagai kepala daerah berturut-turut dalam satu provinsi,” kata Bambang.

Kemudian, lanjut Bambang, surat setia membangun kesetiaan, pernyataan bersedia mengundurkan diri dari jabatan TNI/Polri. Surat pernyataan pemberitahuan kepada pimpinan DPRD, bersedia mengundurkan diri. Surat pernyataan sehat jasmani dan rohani, penyataan tidak pernah sebagai terpidana, surat tidak sedang dicabut hak pilihnya dari pengadilan. Surat tidak punya tanggungan atau hutang dan surat tidak sedang pailid dari pengadilan niaga. Ketentuan yang lain yaitu membuat visi misi bakal calon wali kota-wakil wali kota dan bupati wakil bupati. Sedangkan proses pengembalian berkasnya wajib diserahkan langsung oleh bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang mendaftar di Partai Golkar.

Sumber: LampungPost.co