DPRD Provinsi Lampung dan Pemprov Dukung Penuh Upaya Pemerintah Lawan Covid-19

Bandar Lampung – Melihat perkembangan penularan Virus Corona (Covid-19) yang semakin meluas dan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan warga di Provinsi Lampung, Anggota DPRD Provinsi Lampung Komisi IV dan Dinas Perhubungan Lampung adakan rapat terkait keamanan dalam pencegahan Virus Corona (Covid-19) masyarakat untuk Lawan Corona, Senin, 30/03/2020.

Dalam hasil Rapat Pimpinan (Rapim) DPRD Provinsi Lampung dan Gubernur Lampung bahwa kondisi Lampung dalam situasi keadaan aman dan kondusif, semua kegiatan berjalan apa adanya namun tetap melakukan pencegahan dengan tetap berdiam dirumah dan tidak ada himbauan untuk Lock Down ataupun Karangtina Wilayah.

Dengan ini pemerintah akan melakukan upaya Preventif dengan memperketat penjagaan di pelabuhan Bakauheni serta pelabuhan lainnya dan juga Bandara Internasional Raden Intan Lampung.

Maka dengan ini pemerintah provinsi lampung telah menyiapkan alat box sterilisasi bahkan juga menyiapkan carwash, mobil juga Disemprot Disinfektan, ruangan isolasi dan serta peralatan lainnya seperti, thermogun, hansanitizr dan pembagian masker kepada setiap penumpang yang tidak sehat.

Kemudian pemerintah juga telah melakukan pendataan terintegrasi bagi setiap orang yang datang dari luar provinsi lampung sampai tujuan dimana dia berada akan terdata, dan pemerintah juga terus mengawasi tujuan yang di tempuhnya.

Maka dengan ini Pemerintah Provinsi Lampung akan mengagarkan dana sebanyak 135 Milyar Rupiah, yang 25 Milyar Rupiah dari anggaran APBD Provinsi Lampung dan sisanya dari anggaran DAK.

Dana yang di gelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung ini belum pernah digunakan baru akan dibelanjakan mungkin dalam waktu dekat dan akan diekspose semua kegiatan yang menggunakan anggaran tersebut.

Gubenur Lampung dan DPRD Provinsi Lampung sudah menyusun program yang bermanfaat dan sifatnya penting untuk dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Maka dengan ini kami DPRD Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung akan memastikan tidak ada pemborosan bagi kegiatan yang tidak penting. (Red/Rohman)