Gubernur Lampung Dukung Gerakan Ayo Kuliah bagi Anak KPM PKH

Madani-News.com – Bandar Lampung – Gerakan Ayo Kuliah (GAK) bagi anak penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Lampung terus menunjukan hasil positif. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pada Senin, 27 Mei 2019 oleh Panitia Pelaksana Gerakan Ayo Kuliah diketahui bahwa tahun ini terjadi peningkatan jumlah anak PKH yang berhasil diterima di PTN/PTKIN pada tahun 2019. Totalnya mencapai 132 anak PKH, yang berasal dari 8 Kabupaten/Kota se-Lampung. Anak-anak tersebut berhasil diterima melalui jalur SNMPTN dan SPAN PTKIN. Jumlah ini akan terus bertambah, mengingat saat ini masih berlangsung seleksi jalur SBMPTN dan UM PTKIN.

Gubernur Lampung di sela-sela tugasnya berkenan menerima Slamet Riyadi inisiator Gerakan Ayo Kuliah juga sebagai Koordinator Wilayah PKH Provinsi Lampung 2 pada 14 Mei 2019 di Rumah Dinas Gubernur Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Slamet melaporkan bahwa anak-anak PKH Lampung telah membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghambat dalam mengenyam pendidikan tinggi. Keberhasilan 132 anak PKH diterima di perguruan tinggi tersebut, membuktikan bahwa tidak selamanya kondisi miskin identic dengan keterbelakangan akademik. Melalui edukasi, motivasi dan pembinaan yang continue, anak PKH Lampung membuktikan bisa, pungkas Slamet.

Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa, sampai dengan saat ini terdapat 246 anak PKH telah berhasil masuk di perguruan tinggi dengan rincian; 28 anak masuk di tahun 2017, 86 anak diterima tahun 2018, dan tahun ini meningkat signifikan menjadi 132 anak PKH yang berhasil diterima. Tentu hal baik ini tak lepas dari dukungan seluruh stakeholder, baik Dinas Sosial Provinsi, Dinas Sosial Kabupaten/Kota, SDM PKH Lampung, pada donatur/CSR dan tentunya panitia pelaksana Gerakan Ayo Kuliah 2019.

Gubernur Lampung Ridho Ficardo dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan atas inisiatif gerakan ini. Ayo Kuliah adalah gerakan penyadaran untuk masa depan anak PKH. Saya berharap hal-hal positif seperti ini terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah Provinsi Lampung sangat mendukung, dan tentunya terbantu dengan adanya gerakan ini. Saya meminta agar anak-anak PKH yang telah diterima di perguruan tinggi, khususnya di sekitar Provinsi Lampung mendapatkan atensi khusus dari Universitas. Misalnya diberikan beasiswa bidik misi, keringanan UKT, atau dibantu dengan jenis beasiswa lainnya. Sehingga anak-anak ini bisa terus kuliah dan akhirnya menjadi sarjana sesuai mimpinya, pungkas Ridho. (Red/Wahid)