Hari Pertama Kerja, Anies Baswedan Pastikan Hanya 185 ASN DKI Yang Telat Masuk Kerja

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama petugas Penanganan Prasaran dan Sarana Umum (PPSU) alias pasukan oranye dalam Halal Bihalal bersama Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta, di gedung Balai Kota, Jakarta, Senin (10/6/2019). Hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran selama satu pekan, Seusai halalbihalal, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kegiatan halalbihalal ini merupakan kegiatan rutin dan sudah menjadi tradisi di lingkungan Pemprov DKI, yang dilakukan setelah libur Lebaran selesai. SP/Joanito De Saojoao.

Madani-News.com – Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Lebaran, pihaknya menerapkan pengawasan khusus kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) DKI agar tidak mangkir kerja atau telat masuk kerja.

Hasilnya, dari jumlah ASN DKI sebanyak 66.087 pegawai, yang hadir tepat waktu ada sebanyak 99,73 persen. Hanya 0,27% atau 185 pegawai yang masuk kerja terlambat.

“Kita tadi menerapkan pengawasan khusus untuk seluruh pegawai. Jadi jumlah PNS kita ada 66.087 orang. Tadi yang hadir tepat waktu ada 99,73 persen. Hanya ada 185 orang yang tidak. Nah 99,73 persen ini tertib masuk kerja sesuai dengan jadwalnya,” kata Anies Baswedan seusai halal bihalal dengan ASN DKI di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (10/5/2019).

Bagi ASN DKI yang telat masuk kerja, Anies Baswedan menegaskan, akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan. “Bagi mereka yang telat, nanti akan ada sanksinya sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujar Anies Baswedan.

Tak lupa, Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran ASN DKI yang selama libur Lebaran tetap bekerja. Khususnya di bidang kebersihan, kesehatan, keamanan dan pemadam kebakaran serta bidang lainnya.

“Terima kasih. Semuanya tidak mengikuti libur atau cuti bersama karena mereka bertugas. Saya berikan apresiasi kepada mereka semua,” ungkap Anies Baswedan.

Sumber: BeritaSatu.com