Hasil Lab Bupati Nonaktif Lamteng dan Istri Dinyatakan Negatif Covid-19

 39 total views

Lampung Tengah – Calon Bupati Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Loekman Djoyosoemarto bersama isteri Ellya Lusiana, dinyatakan negatif Covid-19.

Sejumlah pejabat Kabupaten Lamteng yang kontak erat dan melakukan karantina mandiri bisa bernafas lega. Pasalnya, mereka sudah bisa menghentikan karantina mandiri karena hasil lab bupati non-aktif Lamteng dan istri dinyatakan negatif Covid-19, seperti dikutip dari headlinelampung.com.

Kabar Loekman dan istrinya negatif Covid-19, berdasarkan hasil laboratorium Mayapada Hospital di Jakarta.

Kabar baik yang datang dari Jakarta tersebut, dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lamteng, dr. Otniel Sriwidiatmoko.

“Ya memang benar kabar itu. Hasil swab yang dikeluarkan laboratorium Mayapada Hospital menyatakan bapak dan ibu negatif Covid-19,” terangnya.

Ia menjelaskan, terkait perbedaan hasil laboratorium di Lampung yang menyatakan Covid-19, setelah dikoreksi di Jakarta ternyata negatif.

“Jadi bisa saja hasilnya berbeda, dan bisa dikoreksi,” jelasnya.

Terkait kondisi Loekman dan Ellya Lusiana, dr Otniel menerangkan, kondisi kesehatan keduanya sudah mulai stabil.

“Ya kan memang pada saat berangkat bapak lemas karena beberapa hasil kurang nafsu makan. Sedangkan, ibu kondisinya memang stabil. Hanya bapak saja yang masih lemas, karena kemarin-kemarin kurang nafsu makan,” katanya.

Ditambahkan oleh Ottniel untuk berapa lama keduanya dirawat di Mayapada Hospital, mengaku belum tahu. Namun, keberadaan Loekman dan Ellya didampingi oleh Tim medis dari Lamteng.

Otniel menjelaskan, dirinya dan beberapa Kepala OPD Lamteng yang pernah kontak erat dengan bupati non-aktif Lamteng tersebut telah melakukan karantina mandiri.

“Saya yang kontak erat dengan pak bupati mengkarantina mandiri termasuk sejumlah rekan lainya. Syukurlah hasilnya negatif, artinya kami yang mengkarantina mandiri sudah bisa keluar,” tegas dia.

Untuk itu Otniel bersyukur dengan hasil negatif yang dikeluarkan oleh Mayapada Hospital. Selain bisa menenangkan masyarakat, juga sejumlah pejabat yang mengkarantina mandiri bisa mengakhirinya. (*)