Hj. Putri Ernawati akan Terapkan Rumah Literasi dan Perpustakaan Dalam Kemajuan Lampung Timur

Madani-News.com – Lampung Timur – Hj. Putri Ernawati Zaiful Bokhari Bunda PAUD Lampung Timur melalui Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, akan menargetkan setiap Kecamatan di daerahnya bisa memiliki perpustakaan dalam rangka meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat.

Ia di Sribhawono, Senin, menjelaskan sajauh ini dari 24 Kecamatan akan saya bangun rumah baca dalam setiap kecamatan karna saya juga sebagai bunda Literasi Kabupaten Lampung Timur akan terus mengupayakan dunia pendidikan agar siswa/siswi selalu giat dalam membaca serta datang keperpustakaan di Setia Kecamatan yang berada di daerahnya.

“Untuk itu lah kita terus meningkatkan dan membangun jumlah perpustakaan di kecamatan melalui berbagai pihak termasuk pemerintah kecamatan serta pemerintah desa terus mendukung gerakan Literasi Lampung Timur” ujarnya.

Baru-baru ini, menurutnya dalam minat baca dalam perpustakaan di Kabupaten Lampung Timur dalam instansi pendidikannya terutama siswa/siswinya sudah bergeliat mencintai  dunia membaca makanya saya sebagai Bunda Literasi Lampung Timur akan terus membangun tempat perpustakaan didaerah saya agar di setiap daerah melahirkan SDM yang berkualitas.

“Dalam membangun perpustakaan di setiap kecamatan ini akan saya terapkan program seperti, perpustakaan rumah ibadah, perpustakaan pesantren dan taman bacaan masyarakat,” jelasnya.

Ia mengemukakan dengan adanya perpustakaan di setiap kecamatan akan menambah perubahan dalam minat baca serta akan melebarkan perpustakaan di setiap desa serta akan melahirkan perpustakaan yang kreatif di setiap desa tersebut.

“Sejak saya ditetapkan sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi dalam Kepemimpinan Bapak Bupati Hi. Zaiful Bokhari yang telah di lantik selama 2 Bulan 15 Hari , Kabupaten Lampung Timur telah banyak mendapatkan penghargaan serta prestasi yang membanggakan untuk kemajuan kabupaten Lampung Timur lebih baik lagi”, lanjut dia.

Pembangunan perpustakaan ini menurut dia merupakan bentuk perhatian serius pemerintah terhadap tingkat literasi masyarakat. Diungkapkan, hasil penelitian John Wergler, Indonesia berada diposisi 60 dari 61 negara yang diteliti mengenai tingkat literasi masyarakatnya.?

“Ini menunjukkan lemahnya literasi masyarakat kita. Negara tidak akan maju jika tidak ada SDM yang mumpuni. Caranya meningkatkan literasi masyarakat, kita hadirkan perpustakaan yang mudah mereka akses terutama dari jaraknya. Sehingga penting, untuk tiap kecamatan dan desa mempunyai perpustakaan dan kita dorong masyarakat untuk menumbuhkan minat bacanya,” terangnya.?

Tantangan meningkatkan literasi masyarakat ini, katanya adalah tantangan buat semua komponen masyarakat. Persoalan yang ada bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Tetapi, harus didukung dari masyarakat itu sendiri.?

“Kita minta dalam pembagunan perpustakaan disetiap kecamatan ini akan terus berkembang serta benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai ini menjadi sia-sia,” ujar dia. (Adv/Whd/Kominfo)