Kembali Bertambah Pasien Yang Meninggal Dunia, Warga dari Zona Merah Dihimbau Jangan Dulu Mudik

Tasikmalaya – Himbauan dari pemerintah mengenai work at home, ataupun stay at home menjadi DUA SISI yang bertolak belakang, hal ini dikarenakan dampak yang besar akibat dari pendemi Covid-19, khususnya terhadap sistem perekonomian yang berpengaruh kepada golongan menengah ke bawah.

Pada hari Minggu tanggal 19 April 2020 pkl 06.25 Wib di RS. TMC Tasikmalaya Jl. Raya KH. Zaenal Mustopa No.310 kelurahan Tugu jaya Kecamatan Cihideng telah meninggal dunia akibat terpapar virus corona atau Covid-19.

Pasien yang identitasnya belum bisa disebutkan ini, mendapatkan perawatan selama 2 hari di RS. TMC Kota Tasikmalaya, namun perkembangan kondisi kesehatan tidak ada perubahan membaik, dan pada hari Minggu tanggal 19 April 2020 pukul 06.25 Wib, beliau menghembuskan nafas terakhirnya.

Tepatnya sekitar pukul 10.35 s.d 11.20 Wib, bertempat di Kp. Gunung Kondang, Saguling panjang,Komplek MI Sindangwangi kelurahan Cilamajang Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, telah dilaksanakan prosesi pemakaman pasien tersebut, diduga beliau terpapar oleh istrinya yang telah pulang dari kawasan zona merah, dan kini berada dalam isolasi perawatan.

Pasien sebelumnya dirawat di RS TMC dengan keluhan Riwayat Penyakit Diabetes, Batuk, Sesak Nafas, dan setelah melakukan Rapid Tes pasien dinyatakan Positip Covid 19.

Pasien pertama kali di bawa ke UGD RS TMC Kota Tasikmalaya pada hari Jumat tanggal 17 April 2020 sekitar pukul 14.00 Wib dengan keluhan Sesak nafas, Batuk dan Penyakit Diabetes oleh pihak TMC diadakan Rapid Tes dengan hasil positif Covid 19, Selanjut pasien masuk keruangan isolasi covid 19 untuk dilakukan pengobatan dan perawat sesuai dengan prosedur penanganan pasien positif Covid 19 dan diawasi oleh tim dokter RS. TMC Kota Tasikmalaya

Mulai hari Sabtu tanggal 18 April 2020 Kondisi pasien secara klinis sudah mulai memburuk sesak nafas dengan alat ventilator terpasang untuk membantu pernafasan, kemudian pada hari Minggu tanggal 19 April 2020 pukul 06.05 Kondisi pasien semakin memburuk mengalami sesak nafas, desaturasi/dalam pulse oximetry, kondisi konsentrasi oksigen darah rendah sehingga pada pukul 06.25 Wib dinyatakan gagal nafas/Meninggal dunia.

Pukul 09.35 Wib jenazah keluar dari ruang jenazah dan dimasukan ke mobil ambulance Dinkes kota Tasikmalaya dengan nopol Z 8263 H pada pukul 10.15 Wib, Jenazah dalam kondisi disegel dalam peti dan terbungkus plastik diantarkan dengan menggunakan 1 (satu) unit ambulance Dinkes Kota Tasikmalaya menuju tempat pemakaman.

Pukul 10.25 Wib. jenazah tiba di komplek pemakaman bertempat di Kp. Gunung Kondang, Saguling panjang, Komplek MI Sindangwangi kelurahan Cilamajang Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya dan pemakaman pun dilakukan sesuai SOP Medis Covid-19.

Prosesi pemakaman pasien terpapar covid 19 dihadiri pula oleh Kepala BPBD Kota Tasikmalaya( Ucu Anwar Surahman SPD,MPD), Camat Kawalu (Dr Rusani jaelani), Kapolsek Kawalu( Kompol Lasimin), Danramil Kawalu(Mayor Inf Iwan Suwanto), Kasat Intelkam Polres Tasikmalaya Kota (AKP.Dani Prasetya SH.MH), Babinsa Cilamajang (Sertu Deni), Babinkantibmas Cilamajang (Bripka Sundara), Satgas BPBD kota Tasikmalaya, Keluarga almarhum dan juga warga sekitar. Kelurga pun berharap “Semoga almarhum diampuni segala dosanya dan diterima segala amal ibadahnya”. (Red/Gdy)