Kemenpora RI – Kembali Menggelar Pepelingasih 2019

 

Madani-news.com-Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melalui Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda pada Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, pada Selasa (9/7) hingga (12/7) ini kembali melaksanakan Pembekalan kepada 98 Pemuda Peduli Lingkungan dari 34 provinsi berpusat di Camp Hulu Cai Bogor.

Selama tiga hari tersebut seluruh peserta akan mendapatkan berbagai ilmu dan keterampilan dalam pengolahan dan pemilahan sampah. Dimana saat ini Indonesia Darurat Sampah sehingga dibutuhkan peran pemuda untuk mengatasinya.

Kegiatan yang bertajuk “Aksi Pemuda Mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2030”. Dimeriahkan dengan kehadiran sejumlah narasumber nasional yaitu Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Ditjen Cipta Karya Kementerian Pu dan PR, Babeh Idin Tokoh Betawi Sungai Pesanggrahan, Ricky Elson Founder Lentera Bumi Nusantara, Abrar Prasodjo Tenaga Ahli Bidang Keamanan Lingkungan dan pemuda millennial yang concern di bidang lingkungan yaitu Agustina Ketua Umum World Clean Up Indonesia, Ranitya Nurlita Founder Salam Kita, Swietenia Delegasi Ecosoc Kemenpora tahun 2019, Dwi Widiani Ketua Umum Planet Bikers Indonesia dan masih banyak lainnya.

Semenatara untuk pembekalan ketrampilan kewirausahaan yaitu Pemanfaatan Limbah Kertas Menjadi Kerajinan Bernilai Tinggi, Pembuatan Eco Brick, Nirmala Zero Waste Tanpa Tempat Pembuangan Akhir, Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci dan Sukses Beternak Belatung.

Program Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (PEPELINGASIH) merupakan pengembangan dan kelanjutan dari program sebelumnya yang bernama Program Pemuda Peduli Sungai (PPS) dalam Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2016, di Muara Sungai Ciujung, Serang-Banten diikuti 1500 pemuda setempat.

Dengan di selenggarakannya Program Pepelingasih Kemenpora membantu mewujudkan Nawa Cita Presiden Indonesia dan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, menyebutkan bahwa semua warga negara mempunyai hak dan kewajiban untuk terlibat di pengelolaan sampah, sehingga sampah merupakan salah satu prioritas di Indonesia, dan tahun 2030 ditargetkan bahwa Indonesia harus bebas dari sampah. (Humas Kemenpora – RI)