Ketua BMT AKU Berikan Khotbah Idul Fitri di Desa Tulusrejo Lampung Timur

Madani-Newscom – Pekalongan – Ketua BMT AKU Saiful Anwar, S.E.Sy memberikan khotbah bertema ‘Efek dan Keutamaan Taqwa Bagi Keluarga dan Kehidupan Bangsa’ saat salat Idul Fitri 1440 H Tahun 2019 di Lapangan Desa Tulungrejo, Lampung Timur. Menurut Saiful Anwar, sapaan akrab Akhina Siaful, ada indikator dalam mengukur kesuksesan terhadap ketaqwaan untuk membangun bangsa.

Saiful mengatakan kata kunci kesuksesan hidup adalah akhlak. Menurutnya, jika Indonesia ingin menjadi bangsa yang bermartabat, yang pertama harus dibangun adalah akhlak yang baik agar bangsa Indonesia menjadi adil dan makmur.

“Ilmu yang kita pelajari, ibadah yang kita lakukan, ujungnya adalah kesempurnaan akhlak. Oleh karena itu, siapa pun yang ingin mengukur kesuksesan hidupnya kata kuncinya adalah akhlakul karimah. Siapa orang Islam yang paling benar pemahaman Islam-nya lihatlah akhlaknya. Siapa orang Islam yang paling sempurna imannya, orang yang paling sempurna akhlaknya. Oleh karena itu, bangsa ini tak akan pernah bermartabat kecuali membangun akhlak,” pungkas Saiful Anwar di Lapangan Desa Tulusrejo, Lampung Timur, Rabo (05/06/2019).

Kata kunci kesuksesan hidup selanjutnya adalah kebersihan hati. Saiful menerangkan seseorang yang ingin merasakan kebahagiaan dan kemuliaan hidup harus memiliki hati yang bersih agar keluarga selalu cinta damai serta mengkokohkan kerukunan berkeluarga.

“Orang yang akan sukses adalah ingat bahwa Allah pernah bersumpah sebanyak 7 kali. Allah tidak pernah bersumpah sebanyak ini. ‘Siapakah di antara kita yang paling beruntung adalah kita yang senantiasa membersihkan dirinya,” ujar Saiful Anwar.

“Lebaran, banyak yang bajunya bagus, indah, takut kotor. Tapi berapa banyak orang yang tidak takut kotor hatinya? Padahal kebahagiaan, kemuliaan, tergantung kesucian jiwanya,” tambahnya.

Saiful Anwar menilai masih banyak orang yang paham akan agama tapi tidak memiliki akhlak baik. Kondisi tersebut terjadi karena masih banyak orang yang sibuk membangun kecerdasan akal sehingga bangsa ini carut marut makanya sebagai akhlak yang baik harus selalu menjaga kerukunan beragama.

“Mengapa ada orang yang paham agama tapi akhlaknya tidak sesuai dengan apa yang dipahaminya? Karena dia hanya sibuk untuk kepintaran akal, tapi tidak sibuk membangun kecerdasan hati,” ujar Saiful Anwar kepada Madani-News.com.

Kata kunci terakhir kesuksesan hidup ialah menjaga lisan dan hawa nafsu. Saiful Anwar meyakini orang-orang yang tidak bisa menjaga lisan dan hawa nafsunya tidak akan meraih kesuksesan hidup.

“Kebahagiaan, kesuksesan, dalam kehidupan Bangsa adalah milik orang yang bisa mengendalikan diri. Kita sudah saksikan orang yang tidak bisa menjaga lisannya, jatuh. Orang yang tidak bisa menjaga syahwatnya, berzina. Orang yang tidak bisa menjaga, mengendalikan keinginannya, korupsi,” pungkas Saiful Anwar.

Khotbah Saiful Anwar ini disampaikan di depan Para Jamaah Sholat Id Desa Tulusrejo, Lampung Timur. Warga Desa Tulusrejo melaksanakan sholat Id di Lapangan Desa Tulusrejo Lampung Timur. Selain Warga, ada juga beberapa aparatur pemerintah dari Kelurahan yang melaksanakan sholat id di Lapangan tersebut, di antaranya Lurah Desa Tulusrejo dan Aparat Kampung lainnya ikut melaksanakan Sholat Id. (Red/Wahid)