KKN Tematik UPI 2020: Menguatkan dan Mengedukasi terhadap Pencegahan Covid-19 serta Pembuatan TTG (Teknologi Tepat Guna) dalam Adaptasi Kebiasaan Baru di Masyarakat

Purwakarta, Jawa Barat – Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik pada gelombang kedua yang dilaksanakan pada tanggal 17 November – 17 Desember 2020, masih di tengah-tengah kondisi pandemi Covid-19 yang sudah merebak di Indonesia pada awal bulan Maret lalu. Persebaran virus Covid-19 yang begitu cepat meluas hingga ke 34 Provinsi. Dan saya melaksanakan KKN ini di SDN 1 Nagri Kaler, Purwakarta, Jawa Barat. Menurut Kemendikbud (2020) pandemi Covid-19 di Indonesia ini telah berdampak pada ± 646.192 satuan pendidikan, ± 68.801.708 peserta didik, dan ± 4.183.591 pendidik mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini hingga Perguruan Tinggi. Sehingga telah mengubah tatanan masyarakat Indonesia. Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya dalam penanggulangan pencegahan Covid-19 ini seperti kebijakan Work From Home (WFH) atau Bekerja Dari Rumah, Physical Distancing bahkan hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona ini.

Pandemi ini tidak menyurutkan niat UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) sama sekali untuk tetap mengedukasi masyarakat. Universitas dengan latar belakang ‘Pendidikan’ ini, meluncurkan program KKN yang berbeda dari KKN biasanya, tetapi tetap memberikan wadah pengabdian bagi mahasiswanya berupa KKN Tematik bertema “Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Covid-19”. Jika pada tahun-tahun sebelumnya, mahasiswa terjun langsung ke masyarakat, kali ini UPI mengarahkan mahasiswa-nya untuk melaksanakan KKN secara daring di daerah tempat tinggalnya masing-masing secara individu.

Sesuai dengan tema yang dicanangkan, Universitas Pendidikan Indonesia memberikan 1 program wajib serta menawarkan beberapa program pilihan untuk pelaksanaan KKN Tematik ini yakni; Program edukasi penanggulangan dampak Covid-19 di bidang pendidikan (program wajib), Program edukasi pencegahan Covid-19 bagi Siswa TK/PAUD s/d SMA/SMK secara daring, Program edukasi pencegahan Covid-19 bagi masyarakat secara daring, Program edukasi penanggulangan dampak Covid-19 di bidang ekonomi, dan Program-program yang terkait dengan kebutuhan Pemkot Purwakarta terutama yang berkaitan dengan masyarakat untuk mendukung penanggulangan, pencegahan dampak Covid-19 secara daring.

Dalam program tersebut terdapat berbagai kegiatan KKN yang dapat dilaksanakan oleh mahasiswa seperti; penguatan penanggulangan Covid-19 di bidang pendidikan dan ekonomi, pembuatan APD (Alat Pelindung Diri) seperti masker dan handsanitizer, sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Covid-19 secara daring, pembuatan media edukasi, dll dengan sasaran guru, siswa, orang tua siswa dan masyarakat khususnya masyarakat sekitar tempat tinggal. Berikut Aprianto Abdurahman Mahasiswa PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta dibawah bimbingan Dr. Hafiziani Eka Putri, M.Pd melakukan program pembuatan media pembelajaran untuk edukasi Covid-19 dan pembuatan Teknologi Tepat Guna seperti pada gambar berikut:

Dok. KKN Edukasi Covid-19; Pembuatan media pembelajaran dan pembuatan Teknologi Tepat Guna (TTG).

Teknologi Tepat Guna di atas yakni Alat Handsanitizer sitem Injak ini nantinya akan mempermudah orang dalam mengeluarkan handsanitizer di dalam botolnya agar dapat mengurangi penularan Covid-19. Dikhawatirkan jika masih manual menggunakan tangan, virus menempel pada botol handsanitizer yang telah digunakan.

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang begitu kental dengan ‘Pendidikan’ nya ini, mendukung penuh pemerintah dalam penguatan program pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19. Salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu membantu masyarakat baik secara moril maupun materil. Dengan KKN Tematik ini, UPI berhasil menggaungkan ‘Edukasi terkait Covid-19’ di ± 20 Provinsi di Indonesia. Hal tersebut membuktikan bahwa Pendidikan Indonesia mampu dan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan IPTEK saat ini. Saatnya bagi Kampus Pendidikan untuk Menginspirasi banyak orang. Hidup Pendidikan Indonesia.

Penulis: Aprianto Abdurahman