Kunjungan Kerja Ke Way Kanan, Gubernur Arinal Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan Melalui Bazar Rebo

 1,685 total views

Way Kanan – Untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan launching Bazar Rebo di Lapangan Sriwijaya, Kecamatan Baradatu, Way Kanan, Senin (15/11/2021).

Bazar Rebo diselenggarakan setiap hari Rabu untuk mengangkat UKM dan IKM di Provinsi Lampung. Kegiatan ini merupakan salah satu program Gubernur Lampung yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.

Adapun tema yang diangkat yakni Pemberdayaan Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Pasar Kreatif.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan Pasar Murah Bahan Pokok sebagai salah satu wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap masyarakat   berpenghasilan rendah agar mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu, juga dilaksanakan vaksinasi Covid-19 dengan target 500 vaksinasi.

Gubernur Arinal Djunaidi bersama Wakil Gubernur Chusnunia mengusung 33 Janji Kerja yang menjadi program unggulan dalam masa kepemimpinannya.

Program tersebut salah satunya adalah Kartu Petani Berjaya (KPB) yang dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan petani menuju kesejahteraan melalui kemudahan dalam perolehan sarana produksi pertanian, akses keuangan permodalan perbankan, koperasi, LKM, dan akses keuangan lainya yang sah, pembinaan manajemen usaha dan teknologi dalam bentuk pendampingan, pengendalian, pengawasan dan evaluasi, penanganan panen dan pasca panen; dan pemasaran hasil usaha pertanian melalui pasar atau pembeli. Dalam pelaksanaannya, Program Kartu Petani Berjaya berbasis teknologi informasi (digitalisasi petani).

Sektor pertanian merupakan sektor yang penting dan menjangkau sekitar 70% warga masyarakat Provinsi Lampung yang bermata pencaharian di sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa KPB merupakan instrumen kebijakan yang penting dalam memberikan layanan kepada petani, khususnya dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat. Kerjasama dengan berbagai pihak seperti perbankan, pabrik pupuk, kelompok tani juga Pemerintah Kabupaten/Kota yang diharapkan menjadi penggerak dan pendorong implementasi kebijakan KPB.

“Saya minta para Bupati agar turun ke lapangan secara langsung dalam mengoptimalkan implementasi KPB di daerah masing-masing,” ujar Gubernur Arinal. (Red/Adv)