Kurangi Dampak PPKM, Pemkab Bojonegoro Beri Bansos bagi Warga Terpapar Covid-19

Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Sosial menyiapkan bantuan bagi  warga positif covid-19 sesuai data Dinas Kesehatan. Langkah ini sebagai upaya mengurangi beban masyarakat dampak perpanjangan PPKM Darurat hingga 25 Juli mendatang.

Kepala Dinas Sosial Bojonegoro Arwan mengatakan bahwa Pemerintah akan memberikan bantuan sosial (bansos) bagi warga positif covid-19 untuk meringankan beban.

“Ada berbagai macam bantuan sosial dari pemerintah, salah satunya bagi masyarakat yang positif terpapar covid -19,” ucapnya.

Arwan menjelaskan bantuan tersebut berupa beras sebanyak 3,2 kg setiap anggota keluarga. Sesuai data di Dinas Kesehatan Bojonegoro terhitung mulai permberlakuan PPKM Darurat yaitu mulai tanggal 3 juli sampai 20 Juli 2021.

“Untuk tahap pertama kurang lebih sebanyak 725 bansos akan disalurkan, misalkan nanti ada perpanjangan PPKM tetap ada penambahan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan kriteria penerima bantuan ini adalah pertama warga yang benar-benar positif terpapar covid-19 yang masuk dalam data dinas kesehatan, kedua berstatus warga Bojonegoro.

Terkait waktu pencairan bansos yang terkadang agak lama, hal tersebut disebabkan oleh kroscek data yang harus dilakukan Bojonegoro.

“Nanti kalau datanya dobel protes lagi, jadi kita lama di kroscek data ini selain itu juga Bulog sendiri juga perlu menyiapkan beras untuk disalurkan,” tuturnya.

Arwan juga berpesan kepada masyarakat tentunya semua pihak tidak mengharapkan adanya PPKM. Namun demi kebaikan bersama harus tetap mematuhi kebijakan yang ada.

“Tetap jaga kesehatan dengan mematuhi prokes serta tetap berempati dan peduli dengan tetangga atau pun orang lain yang positif terpapar covid-19. Setidaknya memberikan support moril  ataupun yang lainya,” pungkas Arwan. (Red/Zen)