Lewat KKNT, Mahasiswa UPI Lakukan Kegiatan Pendampingan Belajar Secara Daring di SDN Bojongbubu 01, Solokanjeruk Jabar

 15 total views

Madani-News.com – Covid-19 sangat berdampak bagi kehidupan manusia mulai dari bidang Kesehatan, perekonomian sampai pada bidang Pendidikan. Pada bidang Pendidikan proses pembelajaran mengalami penurunan dikarenakan adanya pandemi saat ini, banyak sekolah-sekolah yang terpaksa harus ditutup terlebih dahulu sehingga menyebabkan siswa terkendala dalam proses pembelajaran.

Sudah banyak alternatif yang diterapkan pemerintah untuk menunjang keberlangsungan proses pembelajaran pada masa pandemi ini, salah satunya adalah diadakan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), akan tetapi banyak kendala dalam pelaksanakan program pembelajaran tersebut.

Salah satu mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta yaitu Fatimah Nur Robiyah dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar melaksanakan program kegiatan Pendampingan Pembelajaran Daring di SDN Bojongbubu 01.

Pendampingan Pembelajaran Daring ini merupakan salah satu kegiatan KKN Tematik Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Covid-19 pada bidang Pendidikan. Program ini diharapkan dapat membantu guru dalam setiap mata pelajaran untuk melaksanakan proses pembelajaran secara daring.

Dalam proses pembelajaran, pendampingan yang dilakukan adalah dengan membantu guru dalam merancang kegiatan pembelajaran dan membuat media yang dapat dijadikan sebagai penunjang pada saat proses pembelajaran secara daring.

Dalam kegiatan pelaksanaan KKN ini di dampingi oleh Bapak Syifaul Fuada, S.Pd,. M.T. (Dosen Prodi Sistem Telekomunikasi UPI Purwakarta) selaku Dewan Pembimbing Lapangan (DPL).

Program ini dilaksanakan di SDN Bojongbubu 01 Desa Padamukti Kecamatan Solokanjeruk. Waktu pelaksanaannya dimulai pada tanggal 17 November 2020 dan kegiatan ini akan berlangsung sampai tanggal 17 Desember 2020 yang berarti kegiatan pendampingan ini berlangsung selama 30 hari.

Sesuai dengan Instruksi LPPM UPI mengenai kegiatan KKN ini harus berlangsung secara daring maka pendampingan pembelajaran dilakukan melalui media Whatsapp. Kegiatan ini diawali dengan koordinasi bersama guru yang bersangkutan dan pengenalan bersama siswa dan orang tua siswa.

Proses pembelajaran yang dilakukan pada saat kegiatan KKN berlangsung melalui media Group Whatsapp. Kegiatan yang dilaksanakan berupa pemberian video pembelajaran mengenai materi yang dipelajari kemudian di berikanlah beberapa tugas untuk meninjau pemahaman siswa. Kegiatan yang berlangsung pada minggu pertama KKN mendapatkan respon yang positif dari orang tua siswa, salah satunya yaitu ibu Eneng Hayati selaku orang tua dari siswa bernama Muhammad Latif. Beliau berkata dengan adanya pendampingan ini siswa menjadi lebih semangat dalam proses pembelajaran secara daring karena sebelum adanya pendampingan ini anak malas untuk melaksanakan pembelajaran.

“Saya bersyukur anak-anak masih bisa berseklah seperti biasa meskipun jam sekolahnya berkurang tidak apa-apa, kemudian dengan adanya pendampingan ini anak merasakan dorongan untuk mengerjakan tugas yang diberikan ” imbuhnya.

Akan tetapi ada juga orang tua yang masih merasa keberatan diadakannya pembelajaran secara daring, dikarenakan tidak semua orang tua memiliki fasilitas untuk melaksanakan proses pembelajaran secara daring.

Seperti yang dirasakan oleh orang tua Fikri Muhammad Fauzan, beliau merasa pembelajaran secara daring ini lebih memberatkan kepada siswa dikarenakan bebannya dua kali lipat. Harus memahami apa yang disampaikan melalui pembelajaran itu kemudian terlalu menekankan dalam pemberian tugas kepada peserta didik. “Anak lebih baik belajar langsung di sekolah karena lebih cepat mengerti”.

Akan tetapi beliau juga menambahkan bahwa dengan adanya pendampingan ini setidaknya dapat membuat siswa dan orang tua memahami saat proses pembelajaran berlangsung.

Semoga hasil pelaksanaan kegiatan KKN ini dapat bermanfaat untuk SDN Bojongbubu 01 saja melainkan dapat dijadikan sumber belajar oleh siswa-siswa yang lainnya, untuk meliat pelaksanaan dan hasil KKN Tematik ini dapat dilihat di Chanel Youtube Fatimah Nur Robiyah. (Red/Fatimah Nur Robiyah)