Mukadam: Kepala Daerah Jangan Jadikan Isu Covid-19 Sebagai Komoditas

Lampung Tengah, Gunung Sugih – Politisi Muda Partai Gerindra Mukadam mengingatkan agar Pemerintah Daerah Lampung Tengah berhati-hati dalam menangani isu virus corona, supaya tidak terkesan mencari panggung di tengah wabah. Ketua Umum Ormas DPP Permala (Persatuan Masyarakat Lampung) sepakat. Kepala daerah tak perlu pula menjadikan isu virus corona sebagai dagangan politik.

“Kepala daerah sebaiknya meningkatkan koordinasi, tidak usah berwacana. Jangan jadikan isu virus corona sebagai komoditas politik,”

Dia menilai rakyat sekarang membutuhkan langkah nyata dari kepala daerahnya untuk menangkal bahaya COVID-19 secara cepat.

“Jangan pula kepala daerah menakut-nakuti rakyat. Hati rakyat harus dibesarkan. Kepala daerah melangkah nyata dan konkret saja, soal sosialisasi, soal menjelaskan bagaimana mencegah virus corona, bila ada kasus virus corona melapor ke mana, dan hal konkret lainnya, apalagi memakai anggara negara di dinas terkait, kita semua satu warna melawan virus corona bukan berbagi baju partai seperti pemilu, karena ini bisa kita atasi secara bersama-sama tanpa adanya tendensi politik di tahun politik” kata Mukadam.

Sebelumnya, Mukadam meminta kepala daerah agar jangan mempolitisir isu virus corona untuk mencari panggung. Dia juga menyindir adanya pesan-pesan yang sifatnya bertujuan politis dan bukan teknis agar disampaikan secara hati-hati, sehingga tidak terlihat seperti mendramatisir ataupun mencari panggung dan kepentingan lain di balik itu.

“Yang kedua pesannya yang sifatnya politis, bukan teknis penanganannya supaya berhati-hati memberi keterangan itu. Jangan berkesan ingin mendramatisir mencari panggung dan sebagainya,” kata Mukadam di Sela Mujahadah Bersama Masyarakat di Kec. Seputih Surabaya untuk Indonesia dan Lampung Tengah kemarin.

Mukadam sempat mengulas salah satunya kasus suspect virus corona yang terjadi di Cianjur, ada satu pasien suspek virus corona yang meninggal dunia, belakangan diketahui pasien tersebut meninggal bukan karena positif virus corona. Mukadam mengimbau agar Pemerintah Daerah untuk dapat menenangkan masyarakatnya, tak perlu buru-buru jumpa pers soal virus corona yang belum jelas positif atau negatif pada kasus yang spesifik. (*)