Musrenbang Lamteng, Gubernur Lampung Arinal Prioritaskan Anggaran Untuk Penanganan Covid-19

Bandar Lampung – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Taufik Hidayat mewakili Gubernur Lampung mengikuti kegiatan Musrenbang Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020 dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2021 melalui Virtual Meeting di Ruang Command Center, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Kamis (16/04).

Selain Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dalam kegiatan yang di lakukan melalui Virtual Meeting tersebut dihadiri pula oleh Kepala Bappeda, Kadis Koperasi dan UKM, Kadis Penanaman modal dan PTSP, Kadis Kominfo dan statistik, Kadis Perkebunan, dan Kadis Ketahanan pangan, Tanaman pangan, dan Hortikultura.

Taufik Hidayat mewakili Gubernur Lampung menyampaikan ucapan selamat atas terlaksananya Musrenbang RKPD tahun 2021 Kabupaten Lampung tengah. Menurut Taufik Hidayat, pelaksanaan Musrenbang adalah bukti komitmen seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam melakukan Proses Perencanaan Pembangunan.

“Meskipun kita sedang menghadapi permasalahan yang sangat krusial yaitu pandemi Covid-19, namun pelaksanaan musrenbang merupakan bukti dari komitmen jajaran pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam melakukan proses perencanaan pembangunan dengan menjaring seluruh aspirasi dan keinginan masyarakat, meskipun mengharuskan kita melakukan penyesuaian dan penataan anggaran.” papar Taufik

Lebih lanjut Taufik Hidayat juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung tengah harus mampu memanfaatkan momentum Musrenbang sebagai wadah untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat dan seluruh stakeholder Pembangunan sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Dilain pihak, Tafik menyebutkan bahwa dengan adanya wabah corona, dapat berpengaruh langsung terhadap perekonomian dan efisiensi belanja negara, oleh karenanya dibutuhkan langkah-langkah dalam mengantisipasi segala kemungkinan.

“Pandemi corona ini mau tidak mau akan berakibat pada terkontraksinya kegiatan ekonomi di daerah, akan terjadi perlambatan ekonomi, akibatnya terpukulnya kegiatan sektor pariwisata, perdagangan, produksi, maupun ekspor impor. Oleh karenanya sebagai langkah antisipasi, saya menghimbau kiranya kita dapat bersiap untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan termasuk melakukan efesiensi belanja APBN, yang bukan anggaran prioritas agar dialokasikan untuk penanganan Covid-19, termasuk penggunaan dana desa,” ucapnya.

“Oleh karena itu saya berpesan dalam forum penyusunan RKPD tahun 2021 ini dapat memetakan strategi dan langkah prioritas yang tepat, yang akan memberikan daya ungkit yang kuat, sehingga mampu menjadikan kabupaten Lampung tengah sebagai penopang laju pembangunan di Provinsi Lampung.” pungkas Taufik. (*)