New Normal, Sekolah di Provinsi Jambi Siapkan Fasilitas Kesehatan Terkait Covid-19

Jambi – Gubernur Jambi, Fachrori Umar meminta seluruh sekolah dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat menyiapkan seluruh fasilitas protokoler kesehatan virus corona (Covid-19) menyusul rencana penerapan tatanan kehidupan baru (new normal) di provinsi itu. Seluruh fasilitas protokoler kesehatan Covid-19 harus dilengkapi sekolah di daerah tersebut agar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka bisa dilaksanakan di sekolah pada masa new normal.

“Provinsi Jambi kini mempersiapkan new normal bidang pendidikan agar sekolah-sekolah bisa melaksanakan KBM secara tatap muka pada tahun ajaran baru Juli nanti. Untuk itu seluruh sekolah di Jambi harus melengkapi fasilitas kesehatan Covid-19. Fasilitas tersebut, alat pengukur suhu tubuh, penyemprotan disinfektan, tempat cuci tangan (hand sanitizier), masker, pembatasan jarak tempat duduk di kelas dan satuan tugas Covid-19 di sekolah,” kata Fachrori Umar ketika meninjau persiapan new normal di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kota Jambi, Kamis (18/6/2020).

Menurut Fachrori Umar, jika pelaksanaan new normal pendidikan dilaksanakan tanpa kesiapan sekolah, siswa, orang tua, guru dan jajaran dinas pendidikan, new normal bisa menjadi bumerang atau ancaman terhadap peningkatan penularan Covid-19. Jika tidak didukung fasilitas lengkap protokoler kesehatan Covid-19, penularan Covid-19 di sekolah bisa terjadi karena sekolah merupakan tempat anak-anak melakukan banyak kegiatan dan menghabiskan waktu.

”Karena itu sebelum masuk sekolah pada masa new normal nanti, tentunya sekolah harus mempersiapkan berbagai persiapan dan langkah-langkah yang dianjurkan sesuai protokoler kesehatan Covid-19 di lingkungan sekolah,”katanya.

Fachrori Umar mengatakan, meski sekolah direncanakan akan dibuka kembali pada masa new normal nanti, namun kegiatan yang diperbolehkan hanya belajar mengajar di dalam kelas saja. Sedangkan aktivitas lain seperti ekstra kurikuler, olahraga dan kantin belum boleh dibuka.

”Jadi pada new normal nanti, kantin tidak boleh dibuka dan kegiatan ekstra kurikuler juga belum boleh dilakasanakan. Selain itu kegiatan kelompok belajar mengajar belum boleh saat masa transisi karena hal itu sifatnya kegiatan berkumpul,”katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kota Jambi, Sri Darmayanty pada kesmepatan tersebut mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan seluruh fasilitas yang dibutuhkan untuk pelaksanaan belajar di sekolah pada masa new normal tahun ajaran baru Juli nanti.

Tempat cuci tangan, pengukur suhu tubuh, alat semprot disinfektan, masker dan gugus tugas Covid-19 sekolah kini sedang dilengkapi. Para guru dan petugas kebersihan sekolah di SMK Negeri 2 Kota Jambi juga sudah diberi sosdialisasi terkait protokoler keamanan Covid-19.

“Kami berupaya agar kegiatan sekolah pada masa new normal di sekolah kami benar-benar memenuhi protokoler kesehatan Covid-19, sehingga tidak sampai muncul kasus Covid-19 di sekolah kami,”katanya. (Red/Ibnu/Rls)