Partai Demokrat Tinggalkan Djohan-Ida, Pilih Anna-Frits di Pilkada Kota Metro

Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat merestui Anna Morinda-Frits Akhmad Nuzir sebagai bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota Metro pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Partai bintang mercy tersebut meningalkan Djohan-Ida Jaya yang sebelumnya mendapat restu terlebih dahulu.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan DPP Partai Demokrat Model B1-KWK Parpol Nomor: 287/SK/DPP.PD/IX/2020 tentang persetujuan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Metro yang langsung ditandatangani Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Jenderal Teungku Riefky Harsya tertanggal 2 September 2020.

SK DPP Partai Demokrat langsung diberikan kepada Anna-Frits oleh Ketua Umum AHY didampingi Ketua DPD Partai Demokrat  Lampung M. Ridho Ficardo di DPP Partai Demokrat, Jakarta.

“Demokrat Metro melabuhkan dukungan ke pasangan Anna-Frizt,” kata Wakil Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Lampung, Toni Mahasan, dikutip dari lampost.co, Kamis, 3 September 2020.

Di DPRD Metro, Partai Demokrat memiliki tiga kursi sehingga pasangan Anna-Frits telah mendapatkan delapan dengan lima sisanya dari PDI Perjuangan. Syarat dukungan minimal 20% dari 25 kursi DPRD Metro, yakni lima kursi.

Di Pilkada Metro ada juga pasangan di jalur perseorangan, yakni Wahdi-Qomaru Zaman. Kemudian di jalur partai politik ada Ampian Bustomi-Rudi Santoso dari Partai Golkar (enam kursi) dan PKB (dua kursi) serta Ahmad Mufti Salim-Saleh Candra dari PKS (empat kursi) dan NasDem (kursi kursi). (*)