Payungi Soroti Pembangunan Wisata Kota Metro

Madani-News.com – Kota Metro – Melalui agenda Refleksi Akhir Tahun 2019, Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi) Kota Metro menghadirkan berbagai tokoh dari politisi, dinas, serta para praktisi. Khususnya di hari ke-3, Kamis, 26 Desember 2019 Payungi mengangkat perbincangan lebih dalam tentang pembangunan wisata di Kota Metro.

Aditya, salah satu peserta pada refleksi akhir tahun menyampaikan kritiknya terhadap pembangunan Line Mark di berbagai titik yang ada di Kota Metro. Seperti Line Mark yang bertuliskan “TAMAN MERDEKA” Kota Metro, dirasa kurang sesuai. Aditya mengatakan ” Tujuannya kan untuk supaya bisa berfoto, kalau Line Mark bentuknya Lanskap. Kalau buat foto nggak kelihatan semua tulisannya. Harusnya disusun yang bagus, biar enak buat foto.” Katanya

Selain itu, peserta lain yakni Budi juga mengomentari pembangunan wisata di kawasan Dam Raman yang kurang maksimal dalam melibatkan warga. Menurutnya, apa yang dibangun tanpa melibatkan warga tidak akan bisa bertahan lama.

Refleksi Akhir Tahun Payungi di hari ke-3 ini menitikberatkan bahwa dalam pembangunan wisata, perlu ada kolaborasi antara pemerintah, warga dan kelompok-kelompok kreatif, agar pembangunan yang dilakukan menjadi lebih tepat sesuai dengan maksud dan tujuan yang diinginkan. (Red/Wepo)