Pemanfaatan Lumbung Desa sebagai Upaya Perwujudan Desa Ekonomi Merata

Madani-News.com – Desa Sukasari merupakan salah satu desa di Kabupaten Subang. Desa ini menjadi tujuan dilaksanakannya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dilaksanakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia Kelompok 181. Desa yang terletak di Kecamatan Dawuan ini memiliki masyarakat dengan profesi yang beragam. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak kepala desa, kebanyakan warga masyarakat dengan rata-rata usia 20 – 35 tahun berprofesi sebagai buruh pabrik. Sedangkan untuk usia 40 keatas memilih untuk bertani dan memulai UMKM. Hasil pertanian merupakan tempat bergantung hidup bagi warga sekitar. Kebanyakan warga sekitar memanfaatkan hasil pertanian sendiri untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu warga desa yang bekerja sebagai buruh menyatakan bahwa “ Sebagian pendapatan saya investasikan ke sektor pertanian, agar uang tersebut dapat terus berkembang dan menjadi tabungan ketika saya tua nanti”. Berdasarkan hasil wawancara tersebut dapat dikatakan bahwa memang hampir kebanyakan warga desa memanfaatkan sektor pertanian sebagai tempat bergantung hidup ketika tua nanti. Hal tersebut juga dibuktikan dengan banyaknya dan luasnya lahan pertanian di desa ini.

Komoditas unggulan yang ditanam adalah Padi. Selain padi biasanya warga sekitar akan menanam sayur-sayuran dan kacang-kacangan di lahan yang masih tersisa, sehingga ketika sebelum panen raya tiba warga dapat terlebih dahulu memanen hasil sayur-sayur yang ditanam. Biasanya hasil pertanian tersebut akan di jual kepada warga-warga sekitar dengan cara berjualan berkeliling kampung.

Dalam sektor pertanian pun warga tak terlepas dari kendala yang dialami. Walaupun memang untuk wilayah Desa Sukasari terbilang memiliki air yang cukup, namun tentu terdapat kendala yang lain. Ketika musim penghujan biasanya kendala yang dialami warga sekitar adalah lahan akan mengalami banjir sehingga biasanya akan ada hama tikus. Kemudian tak terlepas juga dari hama dan penyakit padi lainnya.

Penulis : Sinta Solihat Mahasiswi (Universitas Pendidikan Indonesia)