Pemilu Serentak Tahun 2019, DPRD Kota Metro Banyak Terisi Wajah Baru

Madanki-news.com – Metro – Wajah-wajah baru akan menduduki kursi  Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) kota Metro, hasil dari Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2019 yang baru saja digelar secara serentak pada 17 April 2019 lalu. Tidak tanggung-tanggung Sebanyak 70 persen kursi DPRD akan dihuni wajah baru. Hal tersebut terungkap dari perolehan suara sementara dari hasil Pemilu.

Selain itu, pergeseran pucuk pimpinan di lembaga wakil rakyat itu juga akan terjadi, yang sebelumnya pimpinan Dewan dipegang oleh PDIP, untuk priode 2019-20124 pucuk pimpinan Dewan atau ketua akan ditempati oleh Partai Golkar, yang dalam hitungan sementara memproleh enam kursi .selanjutnya, Diposisi kedua akan ditempati PDI-P dengan lima kursi dan PKS lima kursi. Keduanya akan menjadi wakil ketua DPRD.

Sisanya, tiga kursi akan dihuni Partai Demokrat dan Nasdem, dan Partai lain yang juga akan mendudukkan anggotanya di DPRD Metro adalah ,PKB dan PAN.  Dari jumlah kursi yang diraih tersebut, sebanyak 8 anggota dewan lama masih akan menduduki kursi dewan. Mereka, diantaranya: Tondi Nasution dari Golkar, Yulianto dari PKS,  Anna Morinda, Basuki  dan Ria dari PDI-P, Ratni Makarau, D. Santori dari PAN dan Fermanto dari PKB.

Sementara Ketua DPD Golkar Kota Metro A.Pairin mengatakan, untuk menduduki kursi Ketua DPRD Metro, partainya lebih dulu akan melakukan perundingan internal partai.Ia mengakui bahwa partai yang dipimpinnya berpeluang menduduki kursi Ketua DPRD .

Hal tersebut didasari perolehan suara Gokar yang menempati urutan teratas, yakni dengan memeroleh enam kursi dengan perolehan 16 ribu suara di Kota Metro.awalnya,Partai Golkar hanya menargetkan 5 kursi pada Pemilu kali ini namun hasil Pemilu Partai Golkar mampu meraih 6 kursi.

“ Pada Pemilu tahun ini kami hanya menargetkan 5 kursi , Alhamndulillah dengan kerja keras seluruh unsure Partai mampu mendongkrak suara Partai dengan hasil yang memuaskan.Untuk menempatkan siapa ketua dewan akan dirundingkan lebih dulu,” jelasnya, Jumat 26 April 2019.

Hal serupa juga akan dilakukan PKS, untuk menduduki kursi Wakil Ketua Dewan akan diserahkan kepada partai, termasuk juga PDI-P.

“Nanti terserah kepada partai yang menunjuknya,siapa yang layak duduk diunsur Pimpinan,” tandas Yulianto kepada Madani-news.com. (*)