Pemkab Lampung Selatan Adakan Kampanye “GEMERIKAN” Menuju Lamsel Bebas Stunting

Madani-News.com – Lampung Selatan – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI berkerja sama dengan Dinas Perikanan Lampung Selatan Mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk mencegah stunting dikabupaten gerbang krakatau ini, Kampanye Gemarikan dilakukan dalam bentuk kegiatan Safari Gerakkan Memasyarakatkan Makan Ikan yang digelar di Balai Desa Taman Agung, Kecamatan Kalianda, Kamis Pagi (24/10).

Kegiatan yang melibatkan 200-an peserta dari desa yang terdapat stunting di lampung bagian selatan ini, bertujuan untuk mendukung penanganan stunting dan pencapaian target angka konsumsi ikan nasional agar nantinya potensi perikanan di kabupaten lampung selatan bisa termanfaatkan.

Turut Hadir, Direktur Pemasaran Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Machmud, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kemasyarakatan, Burhanuddin, SH, MH, Ketua TP PKK Lampung Selatan, H. Winarni Nanang Ermanto, Para Kepala OPD Terkait, Para Camat dan Kades.

Kepala Dinas Perikanan Lamsel Dr. Meizar Malanesia menjelaskan bahwa program Gemarikan adalah salah satu progaram pemerintah dalam hal mencerdaskan kehidupan bangsa, di lampung selatan ada empat desa fokus stunting yang mengikuti kegiatan safari ini yakni Desa Taman Agung, Tajimalela, Kemukus dan Bangunrejo.

“Program Gemarikan itu program pemerintah, Untuk itu ikan harus tersedia, berkelanjutan, continue ketersediaannya dan terjangkau harganya”, Ujar Meizar.

“Adapun kegiatan safari gemarikan hari ini meliputi pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, edukasi manfaat makan ikan, penyerahan paket pengolahan ikan, penyediaan bubur ikan untuk balita dan makan bersama menu ikan, diharapkan melalui kegiatan ini kabupaten lampung selatan dapat terbebas dari stunting”, Ucap meizar saat menyampaikan laporan kegiatan di lokasi setempat.

Direktur Pemasaran Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Machmud mengatakan, dalam mengkampanyekan Gerakan memasyarakatkan makan ikan di fokuskan pada provinsi yang kabupaten/kotanya terdapat kasus stunting yang cukup tinggi. Permerintah melalui kebijakannya telah mampu meningkatkan jumlah ikan di indonesia untuk mendukung Program Gemarikan.

“Indonesia ini sudah kelebihan ikan, karena melalui kebijakan pemerintah pusat ikan kita telah meningkat jumlahnya, kok bisa. ia bisa, karena ikan kita tidak dicuri”, Ujarnya.

“Fokus kita untuk pencegahan stunting di indonesia yakni dimana terdapat provinsi yang kabupaten/kotanya ada kasus stunting yang cukup tinggi. Saya lihat, data stunting dilampung selatan 27%, alhamdulillah itu dibawah rata-rata. kalo nasional 32% jadi kalo 3 orang lahir salah satunya stunting. Nah, untuk itu perbaikan gizinya harus makan ikan. Dijaga pola asuh dan pola makannya”, Ucap dia.

Pada kesempatan yang sama Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kemasyarakatan, Burhanuddin, SH, MH menjelaskan, masalah stunting yang dalam arti gagal tumbuh, dikarena masalah gizi kronis yang ditandai dangan kurangnya tinggi badan. Penderita stunting tentunya lebih rentan terkena penyakit dan pastinya dampak stunting tidak hanya pada kesehatan tetapi juga pada kecerdasan anak.

“Untuk mengatasi masalah stuting ini kita harus meningkatkan gizi pada anak-anak kita salah satunya adalah dengan membiasakan makan ikan, kalo perlu makan ikan tiap hari Bu, kami disini mengkampanyekan Gerakan makan ikan agar nanti pada tahun 2024 lampung selatan tingkat stunting 0% atau bebas stunting”, ucapnya.

“Saya mengajak pada kita semua kiranya untuk terus menyiapkan menu ikan setiap hari di keluarga masing-masing, stunting perlu mendapatkan perhatian serius dari kita semua karena ini terkait dengan kualitas generasi yang akan datang yang akan melanjutkan pembangunan di negara kita. Dengan Gerakan memasyarakan ikan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, balita dan mudah-mudahan kondisi stunting dapat dihindar”, Ucapnya membacakan sambutan tertulis Plt. Bupati Nanang Ermanto.

Terpisah, Plt. Ketua TP PKK Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto Mengatakan, TP PKK akan terus mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan ke seluruh desa di kabupaten lampung selatan agar nantinya lampung selatan terbebas dari stunting.

“Kalo saya selaku Ketua TP PKK Lampung Selatan akan mengkampanyekan Gerakan Makan ikan ini kesemua desa melalui pembinaan oleh jajaran TP PKK Desa di 17 Kecamatan”, Ucapnya.

“Saya harap ibu-ibu yang ada didapur dapat menyiapkan makan-makanan yang bergizi terutama untuk bagaimana gemar makan ikan”, Pungkasnya. (Adv/Alinda/Rls Kominfo)