Pemkab Tubaba dan DPRD Tubaba Adakan Rapat Paripurna Setujui Dua Raperda

 7 total views

Tubaba – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) menerima penyamapain 2 (dua) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Usul Inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat pada Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung Rapat Kantor DPRD Tubaba, Selasa (10/11/2020).

“Setelah membaca dan mempelajari 2 (dua) Raperda Usul Inisiatif DPRD tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dan Raperda tentang Kabupaten Layak Anak, dapat disampaikan bahwa pada dasarnya, Pemkab Tubaba menyambut baik atas penyampaian 2 (dua) Raperda tersebut,” ucap Wakil Bupati Fauzi Hasan dalam sambutanya mewakili Bupati Tubaba Umar Ahmad.

Tambah Ahmad, Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dapat menjadi acuan dalam upaya pencegahan, perlindungan, pelayanan, dan pemberdayaan perempuan dan anak korban kekerasan yang mengedepankan Peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) dan Indek Pembangunan Gender (IPG), sehingga sangat selaras dengan Visi dan Misi Daerah.

Sementara, terkait dengan Raperda tentang Kabupaten Layak Anak, “diharapkan nantinya dapat menjadi salah satu payung hukum dalam penerapan kebijakan Kabupaten Layak Anak, yaitu sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian, komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media masa yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan anak,” harapnya.

Selanjutnya, untuk kedua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dimaksud tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan bertujuan untuk memenuhi asas kepastian hukum.

“Pemkab Tubaba menyatakan dapat menerima kedua Raperda Usul Inisiatif DPRD setempat untuk dibahas lebih lanjut dalam rapat-rapat khusus antara Tim PROPEMPERDA Pemerintah Daerah bersama BAPEMPERDA DPRD guna dilakukan harmonisasi, sinkronisasi, pembulatan, dan pemantapan konsepsi muatan Raperda,” tutupnya. (Red/Adv)