Pemkot Depok Terbitkan Surat Edaran ‘Work from Home’

Kot Depok – Pemerintah Kota Depok mengeluarkan imbauan kepada perusahaan di wilayah tersebut untuk berhenti operasi sementara waktu guna mencegah penularan Virus Corona (Covid-19). Selain itu, Pemkot Depok meminta agar sistem bekerja dari rumah segera diterapkan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran tentang ‘Imbauan Wali Kota Depok Nomer 560/152-Disnaker Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran dalam Rangka Mencegah Penyebaran Wabah Corona Virus Disease (Covid-19) yang ditandatangani Wali Kota Depok, K.H. Mohammad Idris.

“Kepada seluruh perusahaan di Kota Depok untuk serius dan segera menghentikan seluruh kegiatan perkantoran untuk sementara waktu, menutup fasilitas operasional dan melakukan kegiatan berusaha di rumah,” demikian imbauan yang telah dikonfirmasi madani-news.com kepada Mohammad Idris, Senin (30/3/2020).

Mohammad Idris, mengatakan imbauan tersebut berlaku selama 11 hari terhitung sejak tanggal 30 Maret 2020 sampai 11 April 2020.

Sementara bagi perusahaan yang tidak bisa menghentikan total kegiatannya, Mohammad Idris meminta untuk dikurangi kegiatan sampai batas minimal, baik dari segi jumlah karyawan, waktu kegiatan, maupun fasilitas operasional.

“Seluruh perusahaan di Kota Depok untuk serius dan segera memperhatikan Surat Edaran Menaker No. M/3/HK.04/III/2020 tentang Perlindungan Pekerja/ Buruh dan Kelangsungan Usaha dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19,” katanya.

Dalam surat edaran Menaker, Kementerian Ketenagakerjaan mewajibkan seluruh perusahaan untuk membayar penuh gaji buruh atau pekerja yang berstatus Orang dalam Pemantauan (ODP) karena wabah virus corona (Covid-19).

Selain itu, perusahaan juga harus membayar gaji 100 persen kepada karyawan yang dinyatakan suspect virus corona dan harus diisolasi untuk beberapa waktu. Namun, hal ini harus dibuktikan dengan surat dokter atau dari rumah sakit.

Pemkot Depok per Senin (30/3/2020) tengah terus mengawasi pasien dalam pengawasan (PDP) dan ODP terkait virus corona (Covid-19).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok Novarita menyatakan dari jumlah pasien yang terjangkit virus corona (Covid-19), terus kami pantau yang masih dirawat di rumah sakit. Sementara pasien PDP lainnya, kata Novarita, sudah dibolehkan pulang usai menjalani perawatan. (Red/Ellyas)