Pemkot Tasikmalaya Ditengan Pademi Covid-19 Memperbolehkan Kegiatan Ibadah Sholat Idulfitri di Masjid

Kota Tasikmalaya – Meski Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya resmi mengumumkan perpanjangan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua hingga 29 Mei 2020, namun, pemerintah memperbolehkan kegiatan ibadah salat Idulfitri untuk dilaksanakan secara berjemaah di masjid, termasuk di Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman usai melakukan rapat evaluasi pemberlakuan PSBB di Kota Tasikmalaya bertempat di posko gugus tugas Balaikota, Senin, 18 Mei 2020.

Wali kota mengatakan, dalam PSBB lanjutan atau PSBB tahap kedua, pembatasan kegiatan keagamaan akan sesuai seperti yang sebelumnya.

Khusus untuk salat Idulfitri, Pemkot Tasikmalaya memberikan izin dilaksanakan di masjid dengan catatan pelaksanaannya harus tetap berpatokan pada protokol kesehatan. “Kita persilakan masyarakat salat Id berjemaah di masjid, asal tetap jaga arak, pakai masker, bawa sajadah pribadi, dan tidak bersalaman,” kata Budi.

Budi menambahkan, salat Id hanya bisa dilaksanakan pada skala lokal, seperti tingkat RW, perumahan, dan sejenisnya. Tidak ada tingkat kelurahan, kecamatan, apalagi kota. Salat diizinkan dilakukan di lingkungan masing-masing. “Termasuk di Masjid Agung Tasikmalaya silakan dipakai, hanya untuk warga di sana, bukan untuk salat Id tingkat kota,” katanya. (Red/Gdy)