Pemkot Tasikmalaya Rencanakan Penerapan PSBB di Tiga Kecamatan, Serta Upayakan Penyaluran Bansos Mei Mendatang

Tasikmalaya – Berdasarkan hasil video conference Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Tasikmalaya dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Balai Kota Rabu (29/4/2020). H. Budi Budiman selaku Walikota Tasikmalaya membeberkan terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tiga kecamatan yakni Kecamatan Cihideung, Tawang, dan Kecamatan Cipedes. Hal ini tak lain dari total 29 kasus terkonfirmasi positif covid-19 berada di sekitar wilayah tersebut.

Walapun rencana pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum pasti kapan akan mulai diterapkannya, melihat kondisi serta payung hukum terkait masalah tersebut. Namun, apabila terealiasasi pemerintah pun siapkan bantuan sosial untuk masyarakat. Dilansir dari laman Kapol.id H. Budi Budiman berencana mendistribusikan bantuan paling lambat pekan pertama Mei mendatang.

Meskipun berlakunya PSBB belum ada jadwal yang ditetapkan.“Slot dari APBD kita kan jelas, 17.590 untuk kepala rumah tangga sasaran (KRTS) dengan besaran nilai yang sama dengan bansos provinsi Rp 500 ribu,” ujarnya di Balai Kota, Rabu (29/4/2020).

Ia menegaskan, untuk pendistribusian akan melibatkan kelurahan dan RT serta RW. Dibantu Babinsa dan Bhabinkambtibmas dan aparat wilayah setempat. “Itu bagi yang terdampak covid-19 atau non DTKS yakni melalui pendataan RT dan RW. Sembako kita bekerjasama dengan Bulog, nanti di drop ke Kelurahan”. Ia pun mengatakan, masyarakat diharapkan bersabar jika bantuan tidak bisa serentak dalam jumlah besar. Apalagi bansos melalui beberapa pintu bantuan mulai dari pusat, provinsi hingga daerah.“Kalau berbeda 1-3 hari wajar, karena perlu waktu dalam pendistribusian. Dan setiap sumber punya jadwal masing-masing. Harap bersabar,” ujar Budi. (Red/Gdy)