Pemprov Lampung Gelar Rapat Bahas Penyelenggaraan Haji Tahun 2020

Bandar Lampung – Asisten Pemerintahan dan Kesra Irwan S Marpaung menghadiri Rapat Pembahasan Subsidi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPHD)/Ongkos Transit Daerah (OTD) Haji Provinsi Lampung Tahun 2020. Rapat ini dilakukan melalui Virtual Meeting di Ruang Rapat Lt.1 Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Kamis (14/05/2020).

Selain dihadiri oleh Irwan S Marpaung juga dihadiri oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Kepala Bappeda, Karo Hukum, Karo kesra, Sekretaris BPKAD, serta Kabag Kesra Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Sesuai Keputusan Menteri Agama RI Nomor 393 Tahun 2020 tentang Penetapan Bandara Raden Inten II sebagai Bandara Embarkasi Haji antara tahun 2020 dan Surat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung nomor B-548/Kw.08.4/3/Hj.00/03/2020 Tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1441 H/2020 M, bahwa Provinsi Lampung untuk tahun 2020 memperoleh kuota haji sebanyak 7.140 jemaah (sudah termasuk petugas kloter sebanyak 90 orang).

Irwan S Marpaung menyampaikan bahwa rapat pembahasan penyelenggaraan haji Provinsi Lampung dan BPHD/OTD baru dapat diselenggarakan dikarenakan Pemprov Lampung saat ini sedang berupaya untuk meningkatkan status Bandara Raden Inten II yang sebelumnya sebagai Embarkasi Haji Antara untuk menjadi Embarkasi dan Debarkasi Haji Penuh.

“Selain itu Status Darurat Nasional Covid-19 membuat status pemberangkatan Jemaah Haji belum dapat dipastikan karena menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi. Akan tetapi, tetap perlu dilaksanakan penganggaran biaya penyelenggaraan ibadah haji untuk mengantisipasi apabila ibadah haji tetap dilakukan di tengah pandemik Covid-19,” ungkap Irwan.

Waktu penyetoran subsidi BPHD/OTD yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota ke Kas Daerah Provinsi Lampung dengan nomor rekening 380.00.06.00001.1 atas nama Rekening Kas Umum Daerah Provinsi Lampung pada PT Bank Lampung diharapkan 1 bulan sebelum rencana pemberangkatan jemaah haji Provinsi Lampung dilaksanakan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat nanti kita sudah mendengar kabar baik untuk pemberangkatan jemaah haji tersebut. Sampai sekarang Arab Saudi belum membuka kegiatan jemaah haji. Semoga pandemi Covid ini segera berlalu,” jelas Irwan. (*)