Perkembangan Pekerja Sosial di Vietnam Sangat Meningkat

Madani-news.com – Sejak pertengahan 1983, berkat kebijakan ekonomi “renovasi” yang dinamai “Doi moi” Vietnam telah mencapai peningkatan besar dalam standar kehidupan rakyatnya.  Akan tetapi, sebagai negara dalam masa transisi, Vietnam menghadapi banyak masalah sosial seperti: tingkat kemiskinan dan kesenjangan yang tinggi antara daerah perkotaan dan pedesaan, meningkatnya jumlah orang yang rentan, yang membutuhkan layanan pekerjaan sosial,  berjumlah sekitar 25% dari populasinya juga karena penguraian nilai-nilai keluarga dan struktur keluarga yang kuat secara tradisional (nguyen tiep, 2009).

Pemerintah Vietnam telah melakukan upaya dalam meningkatkan kebijakan sosial dan mendorong program layanan sosial melalui sistem jaminan sosial.  Namun, bentuk jaminan sosial yang paling umum masih informal dan disampaikan melalui jaringan sosial keluarga dan masyarakat (Evans et al., 2007). Secara historis, ada bukti pekerja kemanusiaan bagi kelompok rentan di Vietnam sebelum pertengahan abad ke-19 di bawah Dinasti “Dinh”, “Ly” dan “Nguyen”.

Selanjutnya, pekerjaan sosial diakui pada pertengahan abad ke-20 untuk waktu yang singkat sebagai profesi dengan program pelatihan 2 tahun.  Saat ini, meskipun ada kebutuhan mendesak untuk pengembangan pekerjaan sosial profesional, Namun Hal tersebut belum diakui secara resmi sebagai profesi.  Mayoritas orang memahami pekerjaan sosial sebagai ” Pekerja amal” dan sebagian besar juga memahanminya sebagai “pekerjaan kemanusiaan”. Sehingga kekurangan pekerja sosial yang berkualitas.

Ada sekitar 15.000 hingga 20.000 penyedia layanan “Para-profesional” yang bekerja dalam sistem layanan sosial.  Namun, kurang dari seperempat dari mereka dilatih, dan kebanyakan dari mereka hanya memiliki basis jangka pendek.  Satu bidang pekerjaan sosial yang diakui sebagai yang paling berkembang adalah pendidikan pekerjaan sosial.

Pada Tahun 2004, Departemen Pendidikan dan Pelatihan Vietnam menyetujui suatu bentuk pelatihan resmi untuk Pekerja Sosial. Sejak saat itu pendidikan pekerja sosial telah berkembang dalam berbagai program pelatihan sarjana mulai dari tingkat rekanan (2 tahun) hingga tingkat Diploma (3 tahun), tingkat universitas (4 tahun) dan menjembatani program antar tingkat, semua tersedia baik dalam bentuk reguler maupun pelayanan didalamnya. Dan sejak saat itu pekerja sosial di Negara Vietnam terus mengalami perkembangan.

Sumber: researchgate.net Social work in Vietnam, Historical development and current trends by N.T.T. Lan