Pertumbuhan Ekonomi Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara Melebihi Nasional

Sumatera Utara, Tebing Tinggi – Rapat Paripurna LKPJ 2019 Walikota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara Laporkan Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Melebihi Pertumbuhan Nasional. Selasa 24/3/2020.

Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibun sampaikan LKPJ TA 2019 dalam sidang paripurna istimewa DPRD Tebing Tinggi. Dalam LKPJ 2019 kinerja pembangunan pencapaian indikator makro diantaranya tingkat pertumbuhan ekonomi 5,17 %.

Produk domestik regional bruto 2018 atas dasar harga berlaku Rp. 33.906,281,86, tingkat pengangguran terbuka 8,60 %, tingkat partisipasi kerja 66,72 %, Inflasi Tebing Tinggi 1,54 %, Indek Pembangunan Manusia 75,08 % dan angka kemiskinan 9,94%. Ucapnya

Selanjutnya. Pendapatan Daerah 2019 terealisasi Rp. 713.306.584.400,52 (95,42%) dari target Rp.747.554.036.091,79. PAD terealisasi Rp.105.233.206.364,52 (88,34%) dari target Rp. 119.116.990.780,10.

Sementara untuk belanja Rp.764.643.608.228,88 terealisasi Rp.691.772.851.991,40 (90,47%), untuk belanja tidak langsung Rp.287.964.253.104,00 (94,56), target Rp. 304.538.575.534,25

Sebelum para peserta sidang paripurna memasuki ruang sidang para petugas kesehatan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan suhu dan cuci tangan untuk pencegahan COVID-19.

Dalam kesempatan paripurna disampaikan juga oleh Wali Kota tentang kesiapan Pemko Tebing Tinggi dalam melakukan pencegahan COVID-19 dan berharap kebijakan Pemko Tebing Tinggi mendapat dukungan sepenuhnya dari DPRD Tebing Tinggi.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Basyaruddin Nasution dihadiri Wakil Wali Kota H.Oki Doni Siregar dan Kapolres AKBP James. P.Hutagaol serta yang mewakili unsur Forkopimda. (Red/Richardo Moningka)