Petani Padi di Kecamatan Seputih Raman Terancam Gagal Panen Hingga 75 Persen

Madani-News.com – Lampung Tengah – Diperkirakan tujuh puluh lima persen, petani padi di Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) terancam bakal gagal panen. Hal ini dikarenakan hampir diseluruh kampung di Kecamatan itu sawah-sawah milik petani terkena hama wereng coklat.

Nyoman Sarke (32) salah satu petani di kampung Rama Dewa III, Kecamatan Seputih Raman mengaku lahan padinya sekitar 3/4 hektare terkena hama wereng coklat.”Aduh mas tidak bisa panen ini, kena hama wereng semua,”keluhnya.

Senada dengan Kepala Dusun III Rama Dewa Ketut Sumanjaya, menurutnya di dusunnya sekitar 60 persen lebih lahan petani padi yang ada terkena hawa wereng.,”Data sementara ini sekitar 60 persen lahan petani di Rama Dewa III terkena hama wereng,”terangnya.

Menyikapi ini Anggota DPRD Provinsi Lampung daerah pemilihan Lampung Tengah I Made Suarjaya mengatakan permasalahan hawa werang ini harus segera disikapi.

Pemerintah kata dia harus peka dengan apa yang terjadi dibawah, jangan hanya sibuk dengan kepentingan masing-masing atau golongan.

“Hari ini pemimpin itu tidak lagi dibutuhkan yang hanya pintar dibalik meja dan pandai senyum didepan kamera.Tetapi harus peduli, turun kebawah, kasian ini para petani,”ujarnya Kamis 30 Mei 2019

Politisi Partai Gerkan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengatakan, terjadinya hawa werang diakibatkan dari pola tanam. Hal ini akunya telah diajukan ke Dinas Pertanian Provinsi untuk mengubah pola tanam.

“Sebenarnya sudah pernah di usulakn ke Dinas Pertanian Provinsi dan setiap saya seres selalu saya tekan kan agar sistim pola tanam ni diubah, kembalikan seperti dulu,”ungkapnya.

Seharusnya kata dia pola tanam dilakukan satu tahun, satu kali rendeng satu kali gaduh, “Jadi 2 tahun itu 3 kali tanam padi. Ini untuk memutus rantai hama,”pungkasnya.

Sebelumnya Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto bersama Kepala Dinas Pertanian setempat Krisna Rajasa telah melakukan penyemprotan obat intektisida dilahan pertanian masyarakat di kampung Rukti Endah Kecamatan Seputih Raman baru-baru ini.”Ini langkah kita agar penyebaran hama tidak meluas,”kata Bupati.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Krisna Rajasa mengatakan akan mencoba menerapkan beberapa cara lainnya untuk mengatasi serangan hama wereng coklat yang saat ini terjadi di Kecamatan Seputih Raman.

“Kita akan coba disetiap pematang sawah ini akan kita kembangkan dengan repujia seperti tanaman bunga yang merupakan habitat dari pada musuh alami hama wereng. Kita akan lihat terlebih dahulu bagaiman pola tanamnya karena pola tanam nya terkait dengan suplay air maka perlu adanya musyawarah dengan petani,”ujarnya. (Lansir/Editoronline.co.id)