Program Mahasiswa KKN Tematik UPI Dalam Proses Pembelajaran Daring Sebagai Bentuk Peningkatan Mutu Belajar Siswa di RA Salafiyah Purwakarta

Madani-News.com – Pada saat ini dunia tengah digegerkan dengan adanya wabah penyakit yang menghambat setiap aktivitas yang kita lakukan. Wabah ini sangat berdampak pada aspek kehidupan kita, tak terkecuali pada aspek pendidikan. Akan tetapi, pemerintah tetap berupaya mengoptimalkan layananan pendidikan dengan mengeluarkannya Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang “Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19)”. Dikeluarkanya surat ini sebagai upaya pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19.

Dengan adanya Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang “Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19)” Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata Tematik Pencegahan Dan Penanggulangan Dampak Covid-19 yang disingkat dengan KKN TEMATIK PPD COVID-19. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa selama 30 hari. Terhitung dari tanggal 17 november 2020 sampai dengan 17 desember 2020. Dilaksanakannya Program KKN TEMATIK ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, terkhusus dalam Bidang Pendidikan yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai salah satu wujud dari tridharma perguruan tinggi dan sebagai bentuk upaya mahasiswa dalam membantu meningkatkan proses pembelajaran daring di sekolah.

Banyaknya permasalalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran secara Daring membuat UPI mengeluarkan program-program yang sangat bagus dalam membantu para guru mengoptimalkan proses pembelajarannya secara daring. Adapun Program-program yang dikeluarkan diantaranya a). Penguatan pembelajaran daring untuk semua mata pelajaran di TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK b). Pendampingan pembelajaran daring siswa untuk semua mata pelajaran di TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK c). Pendampingan orang tua dalam membimbing anak melalui pembelajaran daring untuk semua mata pelajaran di TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK d).Mendesain, membuat dan menerapkan media pembelajaran daring untuk sasaran program dan jenjang pendidikan yang telah ditentukan. e). Membantu administrasi sekolah secara daring untuk sasaran program dan jenjang pendidikan yang telah ditentukan f). Membuat video program penanggulangan dampak Covid-19 di bidang pendidikan untuk dipublikasikan ke media sosial. dan g). Membuat artikel untuk berita atau jurnal mengenai program penanggulangan dampak Covid-19 di bidang pendidikan untuk dipublikasikan ke media sosial. Program program tersebut disambut baik oleh beberapa sekolah, karena dirasa sangat membantu para guru dalam mengoptimalkan proses pembelajaran, mulai dari pengelolaan proses pembelajaran, penguatan kepada anak dan orang tua, serta pembuatan media pembelajaran yang cocok digunakan ketika pembelajaran daring.

RA Salafiyah merupakan salah satu sekolah yang dipilih oleh mahasiswa KKN Tematik dalam mengimplementasikan programnya. Kegiatan yang dijalankan yaitu membantu guru dalam pembuatan video dan media pembelajaran sehingga memudahkan guru dalam mengoptimalkan materi yang disampaikan. Membantu administrasi sekolah seperti pembuatan Rencana Pembelajaran Harian (RPPH) dan absensi. Kegiatan lainnya memberi penguatan kepada guru, anak dan orang tua dalam pembelajaran daring seperti memberi tips belajar yang menyenangkan di dirumah.

“Sekolah sangat terbantu oleh program yang diadakan oleh mahasiswa UPI dalam meningkatkan pembelajaran daring di sekolah. Saya rasa program-program yang dikeluarkan UPI sangat bagus dan bisa menjadi acuan bagi sekolah untuk melanjutkan beberapa program yang telah dilaksanakan mahasiswa UPI”. Ungkap Ibu Lela Maidayanti S.Pd.I salah satu guru RA Salafiyah, di Purwakarta, pada Kamis (19/11/2020).

Semoga dengan adanya program-program baru yang dikeluarkan UPI diharap bisa lebih meningkatkan mutu pembelajaran daring yang berada di berbagai daerah. Sehingga dapat terciptanya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

(Penulis: Dewi Amelia/Dibawah bimbingan : Fitri Nuraeni M.Pd)