Provinsi Lampung Tetap Optimis Rebranding Wisata di Tengah Pandemi

 10 total views

Lampung – Sadar dengan potensi alam Provinsi Lampung, Pemprov Lampung melalui dinas Pariwisata berkolaborasi dengan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Lampung untuk melakukan optimalkan pembangunan destinasi wisata di Lampung.

Khususnya di hari jadi Provinsi Lampung ke-57 ini, Dinas Pariwisata Provinsi Lampung bersama GenPI, PHRI Lampung dan Jurnalis IDN Times, membicangkan soal pembangunan dan branding wisata di Provinsi Lampung secara daring melalui Zoom. Kamis, (18/03/21).

Dalam hal ini, Kadis Parekraf Lampung mengatakan “Mendorong program CHSE, karena itu sangat penting. terutama tantangan kali ini adalah di sektor pariwisata, maka kami sangat mendukung program kementerian pariwisata dan ekraf soal CHSE. Kami juga berkoirdinasi kepada pengelola wisata, agar tetap mematuhi protokol kesehatan. atas dasar tersebut, Kami juga mengapresisi atas kesadaran dari para pengelola terkait itu (mematuhi protokol kesehatan)”. Kata Edarwa selaku Kadis Parekraf Lampung.

Edarwan juga mengatakan bahwa tren dari pembangunan wisata di Lampung mulai positif. Ditandai dengan munculnya beberapa destinasi wisata baru, terkhusus di desa-desa.

Edarwan juga sangat mengapresiasi para milenial yang juga ikut andil dalam memperkenalkan wisata Lampung kepada publik”

Terkait milenial, saya akui untuk pariwisata di lampung ini merupakan peramilenial. Proses publikasi ini dilakukan milenial tanpa kami biayai. Luar biasa memang peran milenial.” Terang Edarwan.

Sedangkan menurut Dedi indra, sebagai sekretaris DPD PHRI Lampung mengatakan “saya berfikir bagaimana kalau proses promosi bisa mengintegrasikan seluruh biaya baik dari kabupaten/kota, digabung jadi satu dengan anggaran provinsi, maka saya rasa akan meningkatkan tingkat promosi yg lebih besar.” Tegasnya.

Pernyataan terebut disambut oleh Abdul Rohman Wahid selaku ketua GenPI Lampung “Pemerintah harus mulai jemput bola, cari anak-anak milenial yg selebgram, youtuber dll. Karena saya liat banyak anggaran keluar, namun kurang optimal dalam promosi.” Tegasnya.

“Kami GenPI mengajak pemerintah untuk bersama dalam membangun dan mempromosikan wisata. Karena GenPI ini kuat di udara, melalui promosi media digital.” Lanjut Wahid. (Red)