Rehabilitasi dan Bank Sampah Bakul Menes Adakan Edukasi Mengompos

Serang, Banten – Komunitas Rehabilitasi sukses menyelenggarakan kegiatan Mengompos, yaitu belajar mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk, Kegiatan ini dilaksanakan di pantai Caringin dan disiarkan secara langsung di official account Instagram Rehabilitasi, pada Jum’at (15/01/2021).

Yola Oktaverina pengurus Rehabilitasi bidang Refleksi dan Implementasi memaparkan, “Alhamdulillah kegiatan ini dapat animo yang cukup baik dari masyarakat, dan kedepan kami berencana akan membuat program kelas mengompos” Ungkapnya.

“Rehabilitasi pada kesempatan ini menggandeng Moch Faizal Zam-zami salah satu aktivis lingkungan asal Desa menes, untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat melalui acara yang bertajuk ” BELAJAR NGOMPOS : mengolah sampah organik” Tambah Yola.

Selain Komunitas Rehabilitasi, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan dari Forum Pemuda Caringin (FPC) Salah satu peserta dari FPC Nurdin menuturkan “Kegiatan ini sangat bermanfaat, untuk masyarakat yang diharapkan bisa mengolah sampah rumah tangga (sampah organik) secara mandiri” Ujarnya.

Ia juga menambahkan kegiatan mengompos ini bisa menjadi kegiatan tambahan untuk masyarakat yang bisa di aplikasikan.

“Apalagi di era pamdemi saat ini, saya liat trend bercocok tanam itu sedang digemari, nah semoga dengan adanya kegiatan mengompos ini, bisa menjadi salah satu kegiatan tambahan untuk masyrakat sehingga bisa diterapkan, karena sampah organik itu begitu melekat dalam keseharian kita”imbuh Nurdin.

“Karena mengolah sampah dengan cara mengompos menjadi pupuk, merupakan salah satu jalan untuk membantu menanggulangi sampah. Terutama sampah rumah tangga yang disinyalir meningkat tajam di masa Pandemi seperti sekarang ini” Jelas Nudin.

Nurdin menuturkan harapanya “Semoga Rehabilitasi sebagai komunitas yang bergerak di dunia lingkungan terutama untuk di daerah Kab. Pandeglang, sudah seharusnya tidak tinggal diam melihat fenomena ini, dan harus terus fokus, semangat dan konsisten” tutur Nurdin.

Masih dilokasi yang sama, Faisal selaku pemateri pada kegiatan ini berharap.
“Setelah demo pembuatan pupuk organik ini selesai, saya berharap anggota komunitas rehabilitasi bisa mempraktekannya dirumah masing-masing, sebagai bentuk komitmen awal untuk kedepannya mereka juga bisa memberikan pengaruh baik untuk masyarakat sekitar, mengingat begitu banyak manfaat yang bisa kita olah dari sampah organik, salah satunya pupuk yg bisa kita gunakan untuk tanaman dirumah masing-masing atau dikebun, dan sebelumnya ini sudah sering saya lakukan, membuat pupuk organik dibank sampah milik Pemuda Bakul (Banjar Kulon) Desa Menes,”tutup Faisal.

(Red- Rendi)