ReliQ Adakan Rapat Terkait Perencanaan Program Kerja Yang Terukur Berdasarkan Data

Madani-News.con – Serang – (29/12/2019) Rumah Edukasi dan Literasi Al-Qur’an (ReliQ) mengadakan Rapat kerja pada hari jumat-sabtu 27-28 Desember 2019 di Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang-Banten. Pada kegiatan Rapat Kerja ReliQ melibatkan badan pendiri, anggota, dan relawan. Kegiatan ini bertujuan untuk Menyatukan Visi Misi, konsistensi, loyalitas dan perencanaan program kerja.

Dr. Helmy faizi bahrul ulumi M. Hum selaku ketua badan pendiri ReliQ menyampaikan kepada pengurus untuk membuat program kerja yang terukur dan berdasarkan data.

Serta perencanaan program kerja harus didasarkan pada output yang jelas dan terukur. pengadaan program tanpa didasari dengan outcome, income, dan impact yang jelas hanya akan membuat program terhenti di pertengahan. Beliau berharap dengan diadakannya rapat kerja yang mengusung tema loyalitas dan konsistensi mampu membuat anggota dan relawan menyatukan visi agar kelak berdirinya ReliQ mampu memberdayakan masyarakat banyak.

Aldi Reihan selaku Direktur Eksekutif menyampaikan bahwa ReliQ merupakan lembaga non pemerintahan non profit, lembaga ini memfokuskan diri pada pemberdayaan masyarakat muslim, khususnya untuk bidang keislaman melalui dua jalan utama, yakni edukasi dan pengembangan literasi berbasis al-Qur’an.

Jalan Edukasi digunakan untuk mengentaskan buta huruf al-Qur’an. Kemampuan membaca al-Qur’an adalah kemampuan yang paling mendasar bagi seorang muslim.

“Setelah kemampuan membaca al-Qur’an sudah tercapai dengan baik, maka tahapan selanjutnya adalah memahami kandungannya secara mendalam. Dari situlah tradisi literasi al-Qur’an bermula. Artinya, setelah jalan edukasi dilalui, maka kita beranjak pada jalan yang kedua: jalan pengembangan literasi, yakni jalan pemahaman, pengkajian, dan aktualisasi nilai-nilai al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat muslim” tambah Aldi Reihan.

Pada kesempatan yang sama, hadir juga Tirta Rahayu selaku dewan pendiri ReliQ, ia juga berpesan kepada para anggota bahwa sebuah perkumpulan yang mengangkat misi pemberdayaan haruslah mengerti point dasar tujuan ReliQ itu seperti apa.

Maka dari itu dengan disatukannya seluruh anggota dan memporsikan anggota dengan bidang yang ada dengan yang mereka inginkan mampu menafsirkan konsep dasar tujuan ReliQ kedepannya. (*)