Setengah Tiang

Setengah tiangResah berdiri
Sendiri sambil mendongak ke tiang yang lusuh
Teringat belaian pujangga
Menari nari syair yang tlah usang
Membuat tetes darah yang kering

Adalah renungan yang kaku
Membuat beku hati ini
Mengigau di tengah bayangan
Buat mereka di alam sana
Yang membuat indah saat ini

Di tiang bendera tlah terukir
Kerut kerut yang berkarat
Masa pengorbanan buat tanah ini
Membusungkan dada
Memekik untuk menyulut emosi
Tentang peluru peluru mengobar kesumat

Terciptalah syair untuk para syuhada
Berkobar mempertahan tentang suci
Hanya darah yang menjadi saksi
Untuk kau hadapkan pada kemerdekaan

Semua terlindas tersungkur
Menatap besi besi baja yang kokoh berdiri

Raut mereka
Walau letih namun nampak kokoh berdiri
Di mana sumbar mereka seakan senyap
Hanya tersisa teguh yang terus beriring
Buat berdirinya rasa keadilan

Yang mungkin harus di pertahankan
Di mana tonggak kesucian
Yang mulai di rong rong
Menepi hampir tertelan bumi
Hanya aqidah kekuatan tanpa batas
Yang akan menyeduh mencipta kesejukan

Tiang bendera yang tlah lusuh
Tlah rapuh
Di gerogoti tangan tangan tak bernaluri
Perjuangan selalu menyemat
Untuk perjalanan panjang
Menghampar jernih untuk mereka
Para syuhada
Yang tak akan hilang
Walau benturan terus membentur

Penulis : Dedy Prastyo (Way Galih_Tgl 24.05.2019_Pukul 02.00 Wib)