Sila-touraksi : Karena Brand Lokal Harus Tumbuh Bersama #Sila1

Kota Metro – Sila-touraksi adalah sebuah ruang kolektif yang di dalamnya adalah anak-anak muda yang memiliki produk atau usaha yang ada di Kota Metro. Sila-touraksi di ambil dari sebuah kata “silahturami”. Karena dengan silahturahmi akan saling mengenal satu sama lain dan kedepannya bisa saling menguatkan.

Ruang ini adalah cara kita bersama untuk saling tegur sapa dan berbagi ilmu, bukan itu saja tapi lebih dalam adalah untuk saling tolong menolong dan membantu apapun itu karena tujuannya satu untuk saling tumbuh dan besar bersama di Kota Metro ini.

Gelaran Sila-touraksi dilaksanakan perdana pada Senin (14/09/2020) di jalan Selagai kelurahan Iring Mulyo kecamatan Metro Timur. Ke depan gelaran Sila-touraksi akan diadakan setial dua minggu sekali setiap hari senin dari pukul 14.00-18.00 WIB yang nantinya akan rutin digelar sepanjang jalan Selagai.

Ketua pelaksana, Dwi Setiawan mengharapkan adanya konsistensi pada gelaran Sila-touraksi ini bertujuan agar bukan hanya para pelaku usaha, namun masyarakat sekitar juga dapat menikmati gelaran acara ini dengan cara berjualan makanan dan minuman atau produk usaha masyarakat itu sendiri sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam penjualan di tengah pandemi covid19.

Baca Juga  Sekda dan Jajaran Pemerintah Kota Metro Musrenbang di Kelurahan Margorejo

Selanjutnya, sesuai dengan nama acara ini yaitu Sila-touraksi, gelaran ngelapak bersama brand lokal ini dapat berkeliling di kelurahan sekota Metro, agar brand lokal ini bukan hanya dikenal di luar namun di kota sendiri dapat bermanfaat dan menginspirasi banyak orang.

Pada acara pertama ini, brand dan komunitas yang tercatat hampir 28 yang terdiri dari berbagai usaha dan komunitas seperti pelaku usaha kopi, makanan, bunga, pot gerabah, kayu, skateboard, barbershop, musik (band) , photografi, kaos, sablon, tapis, laundry, desain grafis, hingga pelukis diantaranya: studiodjajan_metro, singgah.geh, folkcoffee_ , wisdomcoffee_ , duckling.co, find.rare , maem.geh, notif.co, vows.shoestreatment, sistfelt_laundry, fatnessburger, oemars_barber, _kebunkita, _candylight.lpg, Sansrise.art, kopimas_, ganjika.prodak, sidesnic.co, coffeeetbien, kopiwawailampung, robustawawai, Saestu.Studio, Laboratoriumsenyum, Flyingfish.co, GubukGulma, rejeki.bunga, ruangkeramikstudio, sakuni.project, sketsa.art.in.culture, dan koultura.

Sila-touraksi aksi hadir karena ada kegelisahan para pelaku usaha lokal yang kurangnya ruang dan event untuk dapat dinikmati atau sekedar untuk show up produk mereka.

Di Kota Metro, dengan slogan Metro sebagai kota pendidikan, besar harapan event atau ruang yang ada ini dijadikan sebagai pupuk dan media untuk berkembang bersama. Namun, jika di tilik dari kalender satu tahunan di Kota Metro, acara yang melibatkan anak-anak muda sangatlah kurang, sekalipun ada acara, itupun terkesan monoton dan kurang mengikuti perkembangan event-event yang ada di kota-kota besar lainnya. Karena bagi kami bagusnya sebuah ruang atau event itu bukan dilihat dari seberapa panjang umur kota itu sendiri namun seberapa kuat untuk mendengarkan suara-suara dari anak muda dengan cara duduk sama rata berdiri sama tinggi.

Karena itu semua “sila-touraksi” hadir dengan membawa semangat baru untuk selalu kritis terhadap perubahan- perubahan yang terjadi di kota ini bukan hanya soal usaha, akan tetapi juga masalah sosial, lingkungan dan pembangunan sumber daya manusianya. (*)