Sosialiasi 4 Pilar, Dwita Ria ajak Patuhi Prokes untuk Bantu Pemerintah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

Lampung Tengah – Ir. Dwita Ria Gunadi, kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bertempat di Aula Askowani Pertamina, Punggur Lampung Tengah pada Jumat (12/3/2021). Sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan ini dilakukan sebagai mandat dari Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) pasal 5 huruf a dan huruf b, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ditugasi untuk memasyarakatkan Ketetapan MPR, Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat di seluruh wilayah tanah air.

Menurut Dwita Ria, Hasil survei menunjukkan sebanyak 32,8 persen masyarakat secara nasional telah mengikuti sosialisasi Empat Pilar MPR yang dilakukan oleh MPR. Jika angka tersebut dikonversi sesuai dengan proyeksi BPS dan Bappenas yang menyebut jumlah penduduk Indonesia di tahun 2018 sebanyak 265 juta, maka jumlahnya menyentuh sekitar 87 juta jiwa. “Sosialisasi 4 Pilar Ditengah pandemi Covid-19 ini sangat penting dilakukan untuk merawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, karena didalam materi sosialisasi yang saya sampaikan ini terdapat 4 Pilar kebangsaan yang menjadi tiang penyangga bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.” kata Dwita Ria
Dwita Ria melanjutkan, menurutnya “disamping itu, Sosialisasi 4 Pilar bisa menjadi panduan bagi kita untuk membantu pemerintah melakukan pemulihan ekonomi nasional atau kita sebut dengan istilah (PEN)” Ujar legislator Gerindra tersebut;

Menurut Dwita Ria terkait PEN, ada Beberapa hal pokok dalam seperti:

  1. BELANJA NEGARA : Antara lain untuk Subsidi Bunga UMKM melalui lembaga keuangan.
  2. PENEMPATAN DANA : Untuk perbankan yang terdampak restrukturisasi.
  3. PENJAMINAN : Untuk kredit modal kerja.
  4. PENYERTAAN MODAL NEGARA : Untuk BUMN yang permodalannya terdampak dan penugasan khusus
  5. INVESTASI PEMERINTAH : Untuk modal kerja

“Tapi kelima hal ini tidak akan mampu mewujudkan jika kita tidak menunjukan sikap cinta tanah air saat pandemi ini” Tukas Dwita Ria

Dwita Ria mencontohkan, cara menunjukan sikap cinta tanah air dan mempuk kesatuan dan kesatuan bangsa di masa pandemi Covid-19 saat ini, dapat dibuktikan dengan cara berikut ini. Pertama, Adanya kesadaran dan kedisiplinan masyarakat secara kolektif dalam mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker ketika keluar rumah, menghindari kerumuman, jaga jarak aman (physical distancing), cuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir atau hand sanitizer, dan mengonsumsi vitamin dan makanan yang bergizi.

Kedua, Adanya kesadaran mematuhi berbagai ketentuan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Ketiga, Mengikuti perkembangan berita terkait dengan kasus pandemi Covid-19 yang mengenai jumlah korban yang terpapar, sembuh dan meninggal pemberitaannya terus di-update oleh media TV dan media cetak.

Jadi dalam menghadapi masalah pandemi Covid-19 diperlukan adanya jiwa nasionalisme dari seluruh bangsa Indonesia demi keberlangsungan hidup bersama. Rasa kebersamaan penting dimiliki oleh bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19. Jika di masa lalu seluruh komponen bangsa dengan rasa nasionalisme tinggi bersatu berjuang melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan, maka sekarang ini kita sebagai bangsa Indonesia dengan rasa nasionalisme tinggi pula harus bersatu melawan Covid-19. (Red)