Symposium tentang Makanan Halal di Jepang

Madani-News.com – Pada hari Kamis tanggal 20 Juni 2019 yang lalu, saya berkesempatan mengikuti sebuah symposium atau seminar yang tema utamanya adalah tentang makanan halal di Jepang. Acara ini diselenggarakan oleh Kyushu International University (KIU) bertempat di Hirano, Kitakyushu.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk semakin memperluas pemahaman tentang makanan halal. Selama ini banyak masyarakat Jepang yang belum paham tentang prinsip kehalalan pada makanan. Makanan halal banyak disalahartikan sebagai jenis makanan tertentu yang berasal dari Arab atau India. Padahal sebenarnya segala jenis makanan bisa dijadikan makanan halal, asal dipersiapkan dengan tata cara tertentu.

Masih banyak juga pemahaman orang di Jepang yang mengira bahwa makanan halal hanya bisa dimakan oleh orang muslim saja. Bahwa jenis bahan makanannya berbeda, bahan jenis dagingnya berbeda, dan sebagainya. Padahal sebenarnya tidak demikian. Makanan halal pun bisa dimakan oleh semua orang.

Yang menarik adalah pendapat salah satu peserta acara yang menyatakan bahwa sebaiknya salah satu restoran yang sudah menyediakan sebagian menu halal agar menjadikan semua menunya halal termasuk juga tidak menyajikan alkohol.

Karena berdasar pengalamannya ketika suasana restoran bercampur dengan bau alkohol maka orang akan merasa pusing dan tidak nyaman dalam menikmati makanan. Juga menurutnya makanan yang disiapkan secara halal adalah menu makanan sehat. Yang menarik, pendapat ini datang dari seorang warga asli Jepang non muslim.

Banyak sekali pengetahuan yang didapat dari pemateri-pemateri utama pada acara seminar ini. Salah satunya adalah dari Pak Dahlan Nariman, seorang profesor asal Indonesia yang mengajar di APU, Beppu. Juga ada berbagai info dan tester makanan gratis dari perusahan/restoran yang menyediakan makanan halal. Salah satunya adalah Halal Motsunabe Kiwamiya.

Alhamdulillah saya berkesempatan berfoto bersama Bu Alina, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo, Kirina-san, salah seorang pengusaha makanan halal di Jepang sekaligus salah satu koordinator kegiatan ini, seorang mahasiswa dari KIU bimbingan Prof. Satomi Ohgata, penggagas acara ini, dan Ibrahim, seorang mahasiswa muslim asal Syria.

Semoga di masa depan semakin mudah bagi masyarakat muslim yang tinggal di Jepang untuk mendapatkan pilihan menu dan bahan makanan halal.

Al-Ma’idah 5:88

وَکُلُوۡا مِمَّا رَزَقَکُمُ اللّٰہُ حَلٰلًا طَیِّبًا ۪ وَّاتَّقُوا اللّٰہَ الَّذِیۡۤ اَنۡتُمۡ بِہٖ مُؤۡمِنُوۡنَ

And eat of what Allah has provided for you [which is] lawful and good. And fear Allah, in whom you are believers.

Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.

Penulis : Dr. Frtiz Akhmad Nuzir, ST, MA, IAI (Arsitek dan Peneliti di Institute For Global Environmental Startegies) (IGES).