Wakil Ketua I DPRD Lampung Made Bagiasa, Serap Aspirasi Warga Lamteng Sambil Berbagi

Bandar Lampung – Legislator Lampung asal Fraksi Partai Golkar, I Made Bagiasa, kembali menyapa warga di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

Kunjungan Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) itu dalam rangka reses, menyerap aspirasi warga di lima lokasi: Desa Bumi Nabung, Kecamatan Bumi Nabung; Desa Binakarya Buana Kecamatan Rumbia, Puskesmas (Klink) Arya Darma, Kecamatan Bumi Nabung pada Senin (18-5-2020).

Selanjutnya di Desa Seputih Banyak, Kecamatan Seputuh Banyak; dan Desa Sumber Rezeki, Kecamatan Bandar Mataram pada Selasa (19-5).

“Aspirasi warga terbanyak soal pertanian. Seperti mereka meminta bibit sesuai kontur tanahnya, sehingga saat panen hasilnya bisa maksimal. Jangan sampai mintanya bibit A dikasih bibit B,” kata Made seperti dilansir harianmomentum.com, Selasa (19-05-2020).

Selain itu, masalah lain yang dikeluhkan warga setempat terkait harga jual hasil perkebunan yang tak menentu bahkan cendrung murah. Khususnya singkong dan jagung.

“Khusus untuk singkong kadar air sekarang kan 30 persen itu terlalu tinggi. Ini memberatkan petani. Maka mereka minta agar kadar airnya disesuaikan. Sehingga petani bisa hidup dan pabrik juga hidup,” jelasnya.

Lebih lanjut Bli Made mengatakan, di tengah pandemic Corona Virus Disease (Covid-19), ada juga persoalan petani beras.

“Masalah panen padi. Di Lampung ini kan sangat kurang alat pemanenan padi. Jadi padi yang harusnya bisa dipanen belum bisa dipanen karena mesin padinya kurang. Maka masyarakat minta bagaimana agar dicarikan solusinya,” paparnya.

Dalam reses juga, sambung Bli Made, ada juga warga yang bertanya soal kapan program Petani Berjaya akan dilaksanakan.

“Menjawab pertanyaan itu, saya sampaikan bahwa rencananya pada 18 Maret Program Petani Berjaya akan diserahkan kepada masyarakat. Tapi jadi mundur kareana adanya Covid-19 ini,” ungkapnya.

Terkait aspirasi masyarakat yang mayoritas petani tersebut, Bli Made berjanji akan memperjuangkannya. Terlebih Bli Made merupakan Wakil Ketua duduk di Komisi yang membidangi pertanian.

Dia pun meyakini aspirasi tersebut dapat segera terwujud. Sebab Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berkomitmen untuk mensejahterakan kehidupan para petani melalui Program Petani Berjaya.

Maka, selain menyerap aspirasi warga, dalam reses itu juga Bli Made turut memaparkan program-program pemerintah, khususnya di bidang pertanian dan yang terkait program Petani Berjaya, gagasan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

“Saya sampaikan bahwa Petani Berjaya ini bagi yang punya tanah akan diberikan kredit oleh bank yang dijamin oleh Ketua Petani Berjaya Bapak Arinal Djunaidi. Karena itu melalui KUR (kredit usaha rakyat), sehingga bunganya kecil, hanya tujuh persen per tahunnya,” paparnya.

Menurut dia, dengan Program Petani Berjaya mendatang kehidupan petani Lampung akan lebih baik lagi.

Dalam reses kali ini, Bli Made turut menggaungkan program pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

Untuk itu, dalam reses Bli Made pun mengikuti aturan dari protokoler kesehatan. Seperti wajib menggunakan masker, hingga membatasi jumlah pesertanya.

Menurut Bli Made, penanggulangan Covid-19 tidak bisa hanya dengan ucapan atau seruan saja. Namun perlu aksi nyata dalam memeranginya.

“Kita tidak boleh ngomong saja bahwa masyarakat wajib pakai masker. Kenyataannya masyarakat ini untuk beli beras saja susah, bagaimana mau beli masker,” ungkapnya.

Untuk itu, sambung dia, paling tidak ada tiga hal yang harus dilakukan dalam penanggulangan virus yang berasal dari Wuhan, Cina itu. Ketiganya adalah: berfikir, berbicara, dan berbuat.

“Kita perlu berfikir, bagaimana agar masyarakat tidak tertular Covid-19. Setelah dapat hasil olah fikir itu, kita pun harus berbicaranya, menyuarakan pencegahan Covid-19 ke warga. Ketiga kita harus berbuat, bantu dong saudara kita yang terdampak Covid-19,” jelasnya.

Ketiga hal itu, telah dilakukan Bli Made di sela-sela reses tersebut. Bahkan selain membagi-bagikan ratusan masker dan alat perlindungan diri (APD) lainnya, dia pun turut menyumbangkan sembako untuk para warga terdampak Covid-19. Dengan harapan bisa mengurangi beban masyarakat. Terlebih jelang Idul Fitri. (Red/Rls)