Wali Kota Bandar Lampung Minta Pelayanan Terkait Kependudukan Dipercepat

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung gelar sosialisasi Permendagri Nomor 109 tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan Dalam Penerbitan Dokumen Administrasi Kependudukan, Selasa (28/7/2020).

Sosialisasi tersebut dihadiri seluruh camat dan lurah se-Kota Bandar Lampung di Aula Gedung Semergou, Pemkot Bandar Lampung.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), A. Zainuddin, mengatakan bahwa di tengah pendemi COVID-19, tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan, kita tetap melakukan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat Kota Bandar Lampung, meskipun dalam situasi pandemi COVID-19,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan, sejak beberapa waktu yang lalu, masyarakat Kota Bandar Lampung sudah dapat mencetak Kartu Keluarga (KK) sendiri. “Seperti yang tertera pada Permendagri Nomor 109 tahun 2019, dan pada hari ini Pemkot Bandar Lampung sudah siap untuk melakukan itu, yang sudah dimulai sejak 1 Juli 2020,” jelas Zainuddin.

Pencetakan data administrasi kependudukan, seperti sudah diberitakan sebelumnya, dapat dicetak secara mandiri menggunakan kertas HVS ukuran A4 warna putih.

“Jadi, pergantian buku atau belangko yang dulu, untuk percetakan suatu kegiatan perbaikan, perubahan data kependudukan, sudah disiapkan warna tertentu dengan hologram. Saat ini memakai kertas putih polos ukuran A4 80 gram, artinya bisa dikerjakan kapan saja, dengan pengamanannya pada barcode dan TTE,” terang Zainuddin.

Selain itu, sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung, Disdukcapil juga diminta untuk memvalidasi data-data kependudukan. “Tadi Pak Wali Kota juga meminta kami untuk memvalidasi isi data yang ada pada KK itu sendiri. Seperti ada yang meninggal, yang tadinya belum nikah dan sekarang sudah menikah kita akan pecahkan KK-nya, nanti kita beritahu tata caranya. Ini semua akan divalidasi melalui kecamatan dan kelurahan,” kata Zainuddin.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, meminta agar pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat dipercepat. “Pelayanan kita harus cepat, dari tahun ke tahun harus lebih prima, tidak usah lama-lama,” ungkap Herman.

Herman juga meminta agar data kependudukan di Kota Bandar Lampung terus di-upgrade dan disesuaikan, terlebih menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Dan dalam memberikan pelayanan, dimana ASN Disdukcapil memang kontak langsung dengan masyarakat, harus tetap mengutamakan keselamatan diri dan masyarakat yang dilayani.

“Utamakan jaga diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena kita masih dalam situasi pandemi COVID-19,” pungkasnya. (Red)