Walikota Metro dan Bunda Literasi Kota Metro Hadiri LCC Kebudayaan dan Permuseuman di RIS Dokter Swoning

Kota Metro – Bertempat di Rumah Informasi Sejarah (RIS) Dokter Swoning, acara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kebudayaan dan Permuseuman tingkat SMP se Kota Metro dalam membentuk karakter siswa/siswi cinta Sejarah dan Budaya. Acara yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro tersebut dihadiri oleh Walikota Metro Wahdi di dampingi Bunda Literasi Kota Metro Silfia Naharani Wahdi, Senin (21/03/2022).

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Suwandi melaporkan tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk memotivasi sekolah berperan aktif mengembangkan kemampuan dalam membaca dan membentuk siswa/siswi cinta sejarah dan budaya siswa/siswi yang berbakat, dapat meneladani sikap patriotisme, dapat menanamkan sifat kompetitif dalam diri siswa, serta meningkatkan pemahaman pelajar tentang fungsi musium sehingga kunjungan siswa semakin meningkat kedepannya. Adapun kegiatan ini diikuti oleh 27 siswa/siswi SMP Negeri dan Swasta se-Kota Metro mulai dari tanggal 21 hingga 23 maret 2022.

Sementara itu, Walikota Metro Wahdi mengapresiasi dan menyambut baik atas terlaksananya kegiatan Lomba Cerdas Cermat tersebut, demi mewujudkan kualitas pendidikan dan kebudayaan yang berdaya saing di tingkat nasional dan global dengan menjunjung tinggi nilai keagamaan, yang tertuang dalam RPJMD Kota Metro 2021-2026 yakni terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Metro selalu berupaya melalui berbagai program membentuk Generasi Emas Metro Cemerlang (GEMERLANG), dimana untuk mencapai hal tersebut diperlukan pemahaman sejarah agar memahami perubahan peradaban dari masa ke masa, serta bisa lebih menghargai perjuangan tokoh yang berkontribusi dalam pembangunan.

“Melalui sejarah, kita dapat mengenalkan budaya, tradisi serta tokoh pahlawan dan permuseuman kepada generasi muda, yang diharapkan dapat mengenal dan mencintai budayanya sendiri dan dapat meneladani sikap patriotisme para pahlawan”, ujarnya.

Lanjutnya, sebagaimana diketahui bahwa museum merupakan salah satu sarana menanamkan teladan Nasionalisme dan Patriotisme kepada generasi milenial melalui benda-benda koleksi museum.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan, memperluas wawasan kebudayaan dan sejarah bagi pelajar serta menumbuhkan daya apresiasi siswa terhadap kebudayaan Indonesia sebagai wujud nyata dalam upaya melestarikan kebudayaan bangsa,” tutupnya. (Red/Adv)