Warga Pertanyakan Kinerja Nasir dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Metro

LampungKota Metro – Warga Kota Metro pertanyakan kinerja Tim Gugus Tugas yakni A. Nasir, karena dinilai tak serius dalam penanganan corona virus diseases (Covid-19). Serta warga mendesak Lurah setempat untuk ambil langkah sebagai tindak lanjut dari pasien covid-19, hingga akhirnya dijemput mobil ambulance pada malam hari.

Pasalnya saat seorang pasien dinyatakan positif covid-19 dalam konferensi pers oleh Ketua Tim Gugus Tugas setempat yakni A. Nasir yang juga sebagai Sekretaris Daerah kota setempat. Dirinya mengatakan bahwa pasien tersebut telah berada di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Metro.

Namun, warga menilai pernyataan itu tidak benar, melainkan masih berada di rumahnya sendiri.

“Bukan langsung terisolasi di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Kota Metro yang merupakan rumah sakit rujukan, lah ini malah hanya isolasi di rumah saja. Ketika dinyatakan positif, harusnya dinas terkait maupun gugus tugas ada tindakan,” ucap YD, dengan nada kesal, seorang warga sekitar kediaman pasien.

“Saya sangat mnyesalkan hal ini bisa terjadi. Apalagi dalam konferensi pers, ketua gugus tugas covid-19 menyatakan pasien sudah diisolasi di salah satu rumah sakit. Selama ini yang saya tahu berperan aktif ialah ketua tim gugus tugas, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, kemana orangnya? Apakah tidak pegang hape atau sedang sibuk sekali kah,” tambahnya.

Tanggapan serupa juga terlontar dari warga berinisial S dan anaknya F. Menurutnya, pamong setempat sudah menyampaikan kepada tim gugus tugas, tetapi belum ada kabar, terkait tindakan apa yang akan dilakukan.

“Kami sudah lapor pamong, dan pamong sudah menyampaikannya kepada tim gugus tugas. Alhasil, hingga sore ini belum juga ada kabar, mau di antarkan kapan pasien tersebut,

Karena mau bagaimanapun juga, kita semua wajib berusaha menjaga, baik keluarga pasien, tetangga maupun kerabat semuanya. Bukan mengintimidasi, ataupun mengucilkan, semua komplen, protes, ataupun keluhan kami ini bentuk kasih sayang kami kepada pasien, tuturnya.

Menurut Ketua RT setempat, berinisial MT, mengatakan kerja gugus tugas metro dinilai lamban dan lalai serta kurang serius dalam penanganan virus covid-19 di Bumi Sai Wawai.

“Warga khawatir, kenapa sudah statusnya positif tidak segera diisolasi di rumah sakit. Seharusnya, pasien tersebut tidak dipulangkan ke rumah terlebih dulu dan harus menjalani isolasi di rumah sakit sebelum hasil uji SWAB dipastikan keluar. Sehingga tidak meresahkan masyarakat,” tandasnya.

Kemudian, Lurah setempat juga mengatakan bahwa warganya telah mendesak dirinya untuk menyampaikan kepada tim gugus tugas, guna tindak lanjut apa yang akan dilakukan.

“Kami sudah melaporkan semua keluhan warga ke atasan, karena saya juga kewalahan, tapi belum juga ada jawaban,” katanya.

Kemudian pada sekitar pukul 19.50, pasien tersebut akhirnya dijemput oleh mobil ambulance dan petugas terkait.

“Malam ini akan dilakukan penjemputan pasien tsb oleh Dinkes dan petugas RSU,” kata Camat setempat, melalui pesan singkat WhatsApp miliknya. (Red/Whd).